Pada sektor unggas, kenaikan harga pakan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi peternak.
Biaya pakan menyumbang sekitar 70 persen dari total biaya produksi, sehingga perubahan harga pakan memberikan pengaruh besar terhadap biaya operasional dan keuntungan peternak.
“Untuk unggas, tantangannya salah satunya harga pakan. Komponen pakan mencapai sekitar 70 persen dari biaya produksi, sehingga kenaikan harga pakan sangat berpengaruh terhadap peternak,” kata Istar Abadi.
Harga telur juga masih mengalami dinamika akibat beberapa faktor, termasuk jumlah populasi ayam petelur yang cukup banyak sehingga produksi melimpah.
Kondisi tersebut juga dipengaruhi daya beli masyarakat dan faktor musiman yang dapat memengaruhi tingkat permintaan.
Permintaan telur dan daging biasanya mengalami peningkatan pada momentum keagamaan serta kegiatan hajatan atau selamatan.
Menjelang bulan Mulud atau Maulid Nabi, peningkatan konsumsi diharapkan dapat mendorong penyerapan telur dan komoditas peternakan lainnya di tingkat pasar.
Meski terjadi dinamika harga pada sejumlah komoditas, ketersediaan daging ayam broiler dan telur di Kabupaten Kediri saat ini masih dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat.
Fluktuasi harga lebih banyak dipengaruhi oleh daya beli masyarakat serta dinamika mekanisme pasar, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.
DKPP Kabupaten Kediri terus memantau kondisi produksi, populasi, dan perkembangan harga komoditas peternakan untuk menjaga ketersediaan pangan.
Upaya tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus menjaga keberlanjutan usaha para peternak.




















Tinggalkan Balasan