Kepala SMPN 3 Grogol, Musiin, M.Pd., mengaku bersyukur atas peresmian tiga tempat ibadah tersebut.
Ia bahkan tidak menyangka Bupati Kediri hadir langsung dalam agenda tersebut.
Semula, Musiin memperkirakan peresmian hanya akan dihadiri kepala dinas.
Kehadiran Bupati Kediri menjadi kejutan sekaligus kebahagiaan tersendiri baginya.
“Luar biasa. Saya tidak mengira kalau yang hadir malah Mas Bowo. Saya hanya ekspektasi kepala dinas yang meresmikan. Ternyata di luar dugaan yang hadir adalah Mas Bowo,” ungkapnya.
Musiin menjelaskan, SMPN 3 Grogol saat ini memiliki sekitar 480 siswa.
Keberadaan tiga tempat ibadah diharapkan semakin memperkuat pendidikan karakter, tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik siswa.
Menurutnya, sekolah tidak cukup hanya mencetak anak-anak yang pintar.
Pendidikan juga harus membentuk karakter agar siswa memiliki pedoman dalam bersikap dan berinteraksi dengan sesama.
“Harapan saya sekolah itu tidak hanya menjadikan anak pintar, tapi lebih utama mereka berkarakter,” tuturnya.
Melalui tiga tempat ibadah tersebut, siswa diberikan ruang untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.
Siswa muslim melaksanakan zikir pagi dan ibadah, siswa Kristen beribadah di Gereja Immanuel, sedangkan siswa Hindu menjalankan persembahyangan di Pura Widya Loka.




















Tinggalkan Balasan