Simalungun, Tandaglobal.news — PT Pantja Surya merupakan perusahaan pengolahan karet yang berlokasi di Jalan Kuala Tanjung, Perdagangan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Perusahaan ini mengolah karet alam menjadi crumb rubber atau karet remah.
Sejarah PT Pantja Surya bermula dari Fa. Theam Hap and Co, yang didirikan berdasarkan akta notaris pada 30 Juli 1949. Pada masa awal, perusahaan memproduksi blanket rubber atau karet selendang.
Pada 10 Februari 1965, dilakukan perubahan akta sekaligus perubahan nama perusahaan menjadi PT Remilling dan Usaha Dagang Theam Hap and Co, yang kemudian disingkat PT Theam Hap and Co.
Beberapa bulan kemudian, tepatnya 17 Juli 1965, nama perusahaan kembali berubah menjadi PT Remilling dan Usaha Dagang Pantja Surya, atau PT Pantja Surya.
Perubahan besar terjadi pada 1970 ketika kebijakan pemerintah mengenai larangan ekspor karet selendang mendorong perusahaan melakukan renovasi. Produksi kemudian dialihkan dari blanket rubber menjadi crumb rubber SIR 20.
Dalam perkembangannya, PT Pantja Surya menggunakan bahan baku karet yang berasal dari petani dan pedagang. Produk karet remah yang dihasilkan kemudian dipasarkan ke luar negeri, termasuk kawasan Asia, Eropa, dan Amerika.
Catatan Kirana Megatara mencantumkan 1978 sebagai tahun mulai operasi PT Pantja Surya dalam jaringan pabrik pengolahan karet remah mereka. Perusahaan tersebut kemudian tercatat sebagai anak perusahaan Kirana Megatara dengan kepemilikan 100 persen dalam laporan keuangan grup.
Terdapat perbedaan antara sejarah badan usaha yang dimulai pada 1949 dan mengalami perubahan pada 1965 dengan tahun operasi pabrik yang dicatat Kirana Megatara pada 1978. Kedua catatan tersebut tidak dapat disamakan karena merujuk pada konteks yang berbeda.
Pada 1983, menurut profil historis yang dipublikasikan perusahaan, Pantja Surya bergabung dengan Astra Group. Kemudian pada 1992, perusahaan-perusahaan karet yang sebelumnya berada dalam kelompok Astra dipisahkan dan bergabung dengan PT Kirana Megatara.
Saat ini, PT Pantja Surya tercatat sebagai salah satu pabrik crumb rubber dalam jaringan Kirana Megatara. Produk dan proses produksinya terus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan industri karet serta pelanggan internasional.
Kirana Megatara juga mencatat bahwa pabrik Pantja Surya beroperasi di Simalungun dan menghasilkan SIR 20.




















Tinggalkan Balasan