Medan, Tandaglobal.news PT Agro Rubberindo Industry menjadi salah satu bagian dari industri pengolahan karet di Sumatera Utara. Perusahaan ini tercatat memiliki fasilitas produksi di Dusun IV Hessa Parlompongan, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, sementara kantor perusahaan berada di Kota Medan.

Dalam GAPKINDO Membership Directory 2020, PT Agro Rubberindo Industry tercatat beralamat di Jalan Timor No. 111, Medan. Perusahaan bergerak sebagai processor dan exporter dengan produk Standard Indonesian Rubber (SIR) 10 dan SIR 20 serta kapasitas produksi sekitar 36.000 ton per tahun.

Berbasis di Medan, Memiliki Pabrik di Asahan

Kantor perusahaan berada di Kota Medan, sedangkan fasilitas pengolahannya berlokasi di Kabupaten Asahan. Lokasi tersebut berada di kawasan yang memiliki keterkaitan dengan aktivitas perkebunan dan industri karet di Sumatera Utara.

Ketersediaan bahan baku dari wilayah perkebunan menjadi bagian penting dalam rantai produksi karet. Bahan baku tersebut kemudian diproses menjadi produk karet dengan spesifikasi teknis untuk memenuhi kebutuhan industri.

Catatan GAPKINDO mencantumkan fasilitas perusahaan berada di Hessa Parlompongan, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan. Dalam direktori tersebut, perusahaan menggunakan kode produsen SFD.

Menghasilkan SIR 10 dan SIR 20

Kegiatan utama PT Agro Rubberindo Industry adalah mengolah karet alam menjadi technically specified rubber atau karet spesifikasi teknis.

Produk yang tercatat berupa SIR 10 dan SIR 20. Keduanya merupakan bagian dari Standard Indonesian Rubber yang diperdagangkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai industri berbahan baku karet.

Dalam direktori GAPKINDO 2020, kapasitas produksi perusahaan tercatat mencapai 36.000 ton per tahun. Perusahaan juga dikategorikan sebagai processor sekaligus exporter.

Kegiatan tersebut menempatkan perusahaan dalam rantai industri yang menghubungkan bahan baku karet alam dengan kebutuhan manufaktur.

Terhubung dengan Perdagangan Karet Internasional

Jejak perusahaan tidak hanya tercatat dalam industri pengolahan karet di dalam negeri. PT Agro Rubberindo Industry juga muncul dalam sejumlah daftar yang berkaitan dengan perdagangan karet internasional.

Dalam daftar pabrik yang disetujui untuk kontrak SICOM TSR 20, perusahaan tercatat dengan kode SFD untuk produk SIR. Daftar tersebut menunjukkan keterlibatan perusahaan dalam jaringan produsen karet spesifikasi teknis yang digunakan dalam perdagangan internasional.

Keterlibatan tersebut memperlihatkan adanya hubungan produksi perusahaan dengan pasar karet global, khususnya melalui komoditas karet alam olahan.

Tercatat sebagai Eksportir Sejak Lama

Aktivitas PT Agro Rubberindo Industry dalam perdagangan karet juga tercatat dalam Direktori 8.000 Eksportir Indonesia Edisi 2011.

Dokumen tersebut mencatat perusahaan beralamat di Jalan Timor No. 111, Kelurahan Gang Buntu, Kota Medan. Produk yang dicatat adalah technically specified natural rubber atau karet alam spesifikasi teknis.

Catatan tersebut menunjukkan aktivitas perusahaan dalam rantai ekspor karet telah terdokumentasi setidaknya sejak lebih dari satu dekade lalu.

Produk Terhubung dengan Industri Dunia

Perdagangan karet alam membuat produk perusahaan terhubung dengan kebutuhan industri di berbagai negara. Data perdagangan yang tersedia juga mencatat aktivitas ekspor perusahaan ke sejumlah pasar luar negeri.

Salah satu produk yang tercatat adalah natural rubber SIR 20. Tujuan perdagangan yang muncul dalam data tersebut antara lain Jerman, Kanada, dan Turki.

Data tersebut menunjukkan produk karet olahan perusahaan masuk dalam jaringan pasokan industri internasional.

Menjadi Bagian dari Industri Karet Asahan

Keberadaan fasilitas produksi PT Agro Rubberindo Industry di Air Batu turut memperkuat posisi Kabupaten Asahan dalam peta industri pengolahan karet Sumatera Utara.

Industri pengolahan karet tidak berdiri sendiri. Aktivitasnya terhubung dengan mata rantai yang lebih luas, mulai dari perkebunan dan pemasok bahan baku hingga proses pengolahan, standardisasi mutu, dan perdagangan.

Dalam rantai tersebut, pabrik pengolahan memiliki peran untuk mengubah karet alam menjadi produk dengan spesifikasi yang dapat diterima pasar industri.

Tercatat dalam Kegiatan Standardisasi dan Pengawasan

Aktivitas perusahaan juga muncul dalam dokumen Kementerian Perindustrian.

Daftar registrasi surat keluar Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kulit, Karet, dan Plastik pada Agustus 2023 mencatat adanya surat peringatan kegiatan surveilen yang ditujukan kepada Direktur PT Agro Rubberindo Industry.

Catatan tersebut menunjukkan perusahaan tercatat dalam kegiatan yang berkaitan dengan standardisasi dan pengawasan industri pada periode tersebut.

Pernah Menghadapi Perkara Ketenagakerjaan

Perjalanan perusahaan juga tercatat dalam perkara hukum di bidang ketenagakerjaan.

Mahkamah Agung mencatat perkara Nomor 641 K/Pdt.Sus-PHI/2023 antara PT Agro Rubberindo Industry dan Sumarno. Perkara tersebut berada pada tingkat kasasi dan ditetapkan pada 6 Juni 2023.

Catatan perkara tersebut menjadi bagian dari jejak hukum perusahaan. Namun, keberadaan perkara tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan kondisi keseluruhan operasional perusahaan tanpa melihat dokumen perkara secara lengkap.

Jejak Industri Karet Sumatera Utara

PT Agro Rubberindo Industry memperlihatkan bagian dari perjalanan industri karet Sumatera Utara, mulai dari pengolahan bahan baku perkebunan hingga keterhubungannya dengan pasar ekspor.

Dengan kantor di Medan dan fasilitas produksi di Air Batu, Asahan, perusahaan tercatat mengolah karet alam menjadi SIR 10 dan SIR 20.

Data GAPKINDO 2020 mencatat kapasitas produksi perusahaan mencapai 36.000 ton per tahun. Sejumlah daftar perdagangan juga menunjukkan keterlibatannya dalam aktivitas ekspor karet.

Jejak perusahaan hingga kini masih dapat ditemukan dalam berbagai catatan industri, perdagangan, standardisasi, dan hukum. Catatan tersebut menempatkan PT Agro Rubberindo Industry sebagai salah satu bagian dari mata rantai industri karet Sumatera Utara yang menghubungkan perkebunan, pengolahan, standardisasi produk, hingga pasar internasional.