Di sisi lain, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, S.H., menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian dalam dunia pendidikan.
Salah satunya adalah perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Hanindhito meminta persoalan bullying mendapatkan penanganan secara tegas, terutama pada jenjang SMA yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Ia juga mendorong adanya koordinasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi untuk menangani persoalan tersebut.
“Bullying harus ditindak tegas. Jangan sampai perundungan menjadi kebiasaan di lingkungan sekolah,” tegas Hanindhito.
Selain bullying, Hanindhito menilai edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan seksualitas perlu diberikan kepada anak dan remaja secara tepat sesuai usia.
Menurutnya, pendidikan tersebut penting sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai persoalan sosial yang dapat muncul di kalangan remaja.
Ia menyinggung masih adanya pengajuan dispensasi pernikahan di bawah umur serta persoalan kesehatan yang berkaitan dengan perilaku seksual berisiko.
Karena itu, edukasi sejak dini dinilai penting agar anak memiliki pemahaman yang benar mengenai kesehatan, batasan diri, dan tanggung jawab.
Hanindhito mengatakan Pemkab Kediri akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan kepala cabang dinas terkait persoalan tersebut.




















Tinggalkan Balasan