Pengunjung hanya diperbolehkan beraktivitas hingga kawasan Lautan Pasir dan tidak diizinkan menuju area Savana yang lokasinya lebih dekat dengan titik kebakaran.

Balai Besar TNBTS juga mengimbau masyarakat, wisatawan, maupun pelaku jasa wisata untuk mematuhi seluruh ketentuan di kawasan konservasi.

Termasuk tidak menggunakan api yang berpotensi memicu kebakaran, terutama selama musim kemarau.

Sementara itu, Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menyampaikan pihaknya belum dapat memastikan luas kawasan yang terdampak karena seluruh personel masih difokuskan pada proses pemadaman.

“Saat ini tim masih fokus proses pemadaman. Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman, ada tim yang melakukan pengukuran untuk mengetahui luas area terdampak,” ujar Endrip.

Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Petugas juga masih terus berupaya memadamkan api agar tidak meluas ke kawasan lain di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.