Sebelum mengikuti imunisasi, orang tua diminta memastikan kondisi kesehatan anak dalam keadaan baik serta mengisi formulir skrining kesehatan yang diberikan oleh pihak sekolah.

Seiring bertambahnya usia, kekebalan tubuh anak terhadap sejumlah penyakit dapat menurun sehingga membutuhkan dosis penguat untuk mempertahankan perlindungan.

“Dengan mengikuti imunisasi, dapat memperkuat kekebalan tubuh anak, melindungi dari penyakit berbahaya, serta mendukung lingkungan sekolah yang sehat,” ungkap Hamida.

Pelaksanaan sosialisasi BIAS mendapat respons positif dari Luhung Dian Arga, Guru PJOK SDN Gayam 1.

Ia menuturkan, pelaksanaan BIAS setiap tahun di sekolahnya berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap kesehatan peserta didik.

Menurutnya, siswa yang telah mendapatkan imunisasi memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik sehingga dapat mengikuti kegiatan pembelajaran maupun aktivitas sekolah dengan lancar.

“Sebelum kegiatan dilaksanakan, pihak sekolah terlebih dahulu mengadakan koordinasi dan sosialisasi dengan perwakilan orang tua atau komite sekolah. Melalui pertemuan tersebut, sekolah menyampaikan rencana pelaksanaan imunisasi,” tuturnya.