Tandaglobal.news | KediriProgram TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri turut memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan melalui pengecatan bangunan MI Al Munir. Kegiatan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi para siswa.

Pengecatan sekolah menjadi salah satu rangkaian kegiatan fisik TMMD yang dilaksanakan pada 2026. Program hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kediri dan Kodim 0809/Kediri ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di desa.

Berbeda dengan kebanyakan program yang menyasar sekolah negeri, kali ini bantuan juga diberikan kepada lembaga pendidikan swasta. MI Al Munir menjadi salah satu sekolah yang memperoleh pengecatan sehingga kondisi bangunan kini tampak lebih bersih, cerah, dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.

Kepala MI Al Munir, Triono, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada sekolahnya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi guru maupun siswa dalam menjalankan proses pembelajaran.

“Kami sangat bersyukur karena sekolah kami mendapat perhatian melalui program TMMD. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Triono.

Ia mengatakan sebelumnya tidak menyangka sekolah swasta yang dipimpinnya menjadi salah satu sasaran Program TMMD. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu memperbaiki kondisi sekolah tanpa membebani anggaran lembaga.

“Semoga dengan suasana sekolah yang lebih bersih dan nyaman, anak-anak semakin bersemangat belajar dan meraih prestasi,” tambahnya.

Lingkungan sekolah yang lebih rapi dan nyaman diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar para siswa sekaligus mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih optimal.

Melalui kegiatan tersebut, TMMD ke-127 menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan irigasi, tetapi juga menyentuh sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kediri.


Jurnalis: Roni Ardiansyah