
Tandalobalnews KEDIRI — Menjelang kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Kediri, tercatat masih ada tiga jemaah dari Kloter 110 yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Makkah.
Staf Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kabupaten Kediri, Mahfudzia Afindis, mengatakan perkembangan kondisi kesehatan para jemaah tersebut terus dipantau oleh petugas haji di Arab Saudi.
Dari tiga jemaah yang sebelumnya dirawat, dua di antaranya kini menunjukkan kondisi yang membaik. Mereka adalah Imam Mundhori dan Komsatun yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Makkah.
“Untuk jemaah nomor satu dan nomor dua kondisinya sudah membaik dan sudah menyusul rombongan ke Madinah,” ujar Mahfudzia.
Imam Mundhori sebelumnya dirawat di Rumah Sakit King Abdul Aziz Makkah, sedangkan Komsatun menjalani perawatan di Rumah Sakit King Faisal Makkah.
Sementara itu, satu jemaah lainnya, Norma Asrining Sukma, hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit An Noor Makkah. Berdasarkan informasi terakhir yang diterima, kondisi jemaah tersebut masih kritis dengan diagnosis infeksi paru-paru.
“Untuk jemaah nomor tiga sampai saat ini belum ada informasi terbaru. Namun laporan terakhir yang kami terima, kondisinya masih kritis dengan diagnosa infeksi paru-paru,” jelasnya.
Pihak penyelenggara haji Kabupaten Kediri terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan dan petugas haji Indonesia di Arab Saudi guna memantau perkembangan kondisi jemaah yang masih dirawat.
Ketiga jemaah tersebut merupakan bagian dari Kloter 110 Kabupaten Kediri yang dijadwalkan tiba kembali di Kabupaten Kediri pada 30 Juni 2026. Berdasarkan surat penjemputan jemaah haji Kabupaten Kediri, Kloter 110 dijadwalkan tiba di Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri pada Selasa, 30 Juni 2026, pukul 05.00 WIB.
Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri berharap seluruh jemaah yang masih menjalani perawatan dapat segera pulih dan kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat.
Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim