
TandaGlobalNews | Jawa Barat – Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah yang jatuh pada 15 Juni 2026 berlangsung meriah di berbagai daerah lintas provinsi, meliputi wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sejumlah daerah seperti Kabupaten Bogor, Garut, Bandung, Cianjur, dan Ciamis di Jawa Barat, serta Kabupaten Brebes di Jawa Tengah, turut menggelar rangkaian kegiatan secara serentak.
Kegiatan yang dipusatkan pada malam hari ini diwarnai dengan pawai obor, pertunjukan kembang api, serta partisipasi aktif masyarakat. Ribuan warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti pawai obor yang menjadi tradisi tahunan dalam menyambut Tahun Baru Islam.
Cahaya obor yang menyala sepanjang rute pawai menciptakan suasana khidmat sekaligus semarak, ditambah dengan iringan musik dan gemerlap kembang api yang menghiasi langit malam.
Di Kabupaten Bogor, kegiatan berlangsung di Kampung Lebak Sirna, Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang. Anggota KOMANDO INTI MAHATIDANA (KOTI) MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor turut serta dalam pengawalan acara.



“Alhamdulillah kegiatan berjalan aman dan lancar. Kami dari Pemuda Pancasila turut membantu pengamanan agar masyarakat bisa merayakan dengan nyaman,” ujar Bung Daulat S. Harahap, anggota MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor.
Sementara itu, di Kabupaten Garut, perayaan dipusatkan di Alun-alun Malangbong. Masyarakat memadati lokasi sejak sore hingga malam hari. PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Malangbong bersama aparat kepolisian terlihat aktif mengatur jalannya pawai.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami bersama aparat kepolisian terus bersinergi untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman,” kata Entang Supardi, anggota Pemuda Pancasila PAC Malangbong.
Di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, suasana tak kalah meriah. Pawai obor diikuti oleh masyarakat dengan penuh semangat. Pengamanan dilakukan secara bersama-sama oleh Pemuda Pancasila, Banser, kepolisian, dan unsur masyarakat.
“Ini bentuk kebersamaan kita semua. Dengan kerja sama yang baik, kegiatan bisa berjalan aman dan kondusif,” ujar Eka Panatagama, anggota PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bulakamba.
Berbeda dengan daerah lainnya, di Kabupaten Bandung kegiatan digelar di kawasan Perkebunan Teh Sedep, Pangalengan, Kecamatan Kertasari. Meski berada di daerah pegunungan dengan suhu dingin, masyarakat tetap antusias mengikuti pawai obor.



Rute pawai menempuh jarak sekitar 2 kilometer, dimulai dari pabrik teh menuju Talun dan kembali ke titik awal. Kegiatan dipimpin oleh unsur pimpinan setempat, termasuk Kepala Desa Neglawangi, Deni Rukmana, bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pesantren.
“Walaupun cuaca dingin, masyarakat tetap semangat. Ini menunjukkan kuatnya kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Islam,” ungkap Deni Rukmana.
Di Kabupaten Cianjur, perayaan dipusatkan di wilayah Kecamatan Cidaun. Camat Cidaun, Gagan Rusganda, turun langsung memimpin jalannya kegiatan bersama jajaran Muspika.
“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat,” ujar Gagan Rusganda.
Di Kabupaten Ciamis, perayaan juga berlangsung meriah dengan partisipasi luas masyarakat. Sepanjang rute pawai obor, suasana terlihat ramai dipadati warga yang antusias menyaksikan dan mengikuti kegiatan.



Organisasi Pemuda Pancasila dari tingkat PAC hingga MPC bersama aparat kepolisian bahu-membahu menjaga jalannya acara.
“Sinergi antara masyarakat, Pemuda Pancasila, dan aparat keamanan menjadi kunci kelancaran kegiatan,” ujar Dani Hendraningrat, anggota Pemuda Pancasila Ciamis.
Secara keseluruhan, rangkaian perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di berbagai daerah lintas provinsi ini berjalan lancar, aman, dan tertib. Sinergi antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta aparat keamanan menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan tersebut.
Momentum 1 Muharram ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persatuan, serta kerukunan masyarakat di berbagai daerah.
Penulis:
Aditya Efendi
Jurnalis di Lapangan:
- Nanang Mulyadi (Ciamis)
- Rita Rachmawaty (Cidaun)
- Thohani (Brebes)
- Siti Maemunah (Garut)
- Antonius Suryadi (Bogor)