
(Foto: Dok.TGN/Intan Nur Aini)
Tandaglobal.news | Kediri – Jumat (19/6/2026), Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Watugede terus menunjukkan dampak positif bagi masyarakat. Program ini menjangkau ribuan penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan hingga kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Relawan persiapan SPPG 2 Watugede, Jerni Pasaribu, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 13 sekolah yang menerima manfaat dari program tersebut. Sekolah-sekolah penerima manfaat terdiri dari jenjang PAUD, TK, SD, hingga madrasah tsanawiyah.
“Untuk penerima manfaat dari sekolah ada sekitar 13 sekolah, mulai dari PAUD, TK, SD, hingga MTS,” ujar Jerni.
Adapun sekolah penerima manfaat program MBG meliputi PAUD Anugerah, TK Kusuma Mulia Sidomulyo 1, TK Kusuma Sidomulyo 2, TK Dharma Wanita Watugede 1, TK Dharma Wanita Satak, TK Arga Asri Magli, TK Anugerah, SD Anugerah, SDN Satak 1, SDN Satak 2, SDN Manggis 3, serta MTsN 6 Kediri.
Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat program MBG di wilayah Watugede mencapai sekitar 2.000 orang.
Tak hanya menyasar peserta didik, program ini juga memberikan perhatian kepada kelompok B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, khususnya di wilayah Desa Sidomulyo.
Data yang dihimpun menunjukkan terdapat sekitar 241 balita dan 94 ibu hamil yang menjadi penerima manfaat dalam kategori tersebut.
Bantuan makanan bergizi yang diberikan kepada ibu hamil antara lain berupa susu, buah-buahan, bubur, dan kacang hijau. Bantuan ini diharapkan mampu membantu pemenuhan kebutuhan gizi, terutama untuk mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak.
Jerni Pasaribu berharap program MBG ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami berharap program MBG ini bisa terus berjalan lancar, semakin berkembang ke depannya, tanpa hambatan, dan terus maju,” tuturnya.
Program MBG sendiri menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah serta kelompok rentan. Dengan cakupan yang semakin luas, program ini diharapkan mampu berkontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
Jurnalis: Intan Nur Aini