Pria Asal Ngasem Meninggal Mendadak di Pinggir Jalan Raya Kandangan–Pare

Petugas kepolisian bersama tim Inafis dan tenaga medis melakukan pemeriksaan terhadap korban yang ditemukan meninggal dunia di wilayah Kabupaten Kediri, Selasa (23/6/2026). Korban diduga meninggal akibat sakit jantung, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. (Foto: Dok.TGN/Roni Ardiansyah)

Tandaglobal.news | KEDIRI – Seorang pria bernama H. Zarmuji (58), warga Dusun Tepus, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Raya Kandangan–Pare, tepatnya di Dusun Kwagean, Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar dan dilaporkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 13.00 WIB. Korban yang berprofesi sebagai wiraswasta itu diketahui sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AG-3875-EFJ dari arah timur menuju barat.

Berdasarkan keterangan saksi, sesampainya di lokasi kejadian korban berhenti di tepi jalan dan masih berada di atas sepeda motornya. Beberapa saat kemudian korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Melihat kejadian tersebut, saksi Kusnadi (56), seorang tukang tambal ban yang berada tidak jauh dari lokasi, bersama Eliya (40) dan sejumlah warga setempat segera memberikan pertolongan dengan memindahkan korban ke pinggir jalan. Namun saat diperiksa, korban diketahui sudah tidak bernapas.

Mengetahui kondisi tersebut, warga segera menghubungi perangkat desa dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Kepung.

Kapolsek Kepung, AKP Rudi Darmawan, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Unit Identifikasi Polres Kediri serta tenaga medis dari Puskesmas Kepung.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dan Inafis Polres Kediri, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Dari keterangan keluarga, korban juga memiliki riwayat penyakit jantung dan sebelumnya beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar AKP Rudi Darmawan.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan di lokasi dan keterangan keluarga mengarah pada dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat penyakit jantung yang dideritanya.

Baca Juga  Pemprov Aceh Pastikan Bayi Ibu ODGJ Terlindungi

Dari hasil pemeriksaan dokter jaga RSKK, tim Inafis Polres Kediri, dan tim medis Puskesmas Kepung, tidak ditemukan adanya luka yang mengindikasikan tindak kekerasan. Polisi juga mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat, sebuah telepon genggam merek Oppo, dompet, serta jam tangan Huawei Watch Fit 3.

“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan dan tidak akan menuntut secara hukum di kemudian hari,” lanjut Kapolsek.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi memastikan tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut dan penanganan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

administrator

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *