Petani dan Polisi di Plosoklaten Kolaborasi Siapkan Musim Tanam Baru Usai Panen Jagung

Petani Desa Punjul bersama jajaran Polsek Plosoklaten dan penyuluh pertanian melakukan evaluasi pascapanen jagung sebagai persiapan menghadapi musim tanam berikutnya.(Dok. Wildan Wahid Hasyim/Tandaglobalnews)

Tandaglobalnews KEDIRI – Usai menyelesaikan panen jagung, petani di Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri mulai menyusun berbagai strategi untuk menghadapi musim tanam berikutnya. Evaluasi hasil panen dilakukan sebagai langkah awal untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengantisipasi berbagai kendala yang muncul selama masa budidaya.

Persiapan tersebut dilakukan oleh Kelompok Tani Budi Luhur 3 bersama penyuluh pertanian dan jajaran Polsek Plosoklaten. Berbagai aspek menjadi bahan pembahasan, mulai dari kondisi lahan, tingkat produktivitas tanaman hingga faktor-faktor yang memengaruhi hasil panen.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji melalui Kapolsek Plosoklaten AKP Didik Suryono mengatakan evaluasi pascapanen merupakan tahapan penting sebelum petani memasuki musim tanam baru.

“Evaluasi setelah panen penting dilakukan agar petani memiliki gambaran yang lebih jelas dalam menentukan langkah pada musim tanam selanjutnya,” ujar AKP Didik.

Menurutnya, berbagai catatan selama proses budidaya perlu dikaji bersama agar petani dapat mengambil keputusan yang tepat terkait pola tanam, pemeliharaan tanaman maupun upaya peningkatan hasil produksi.

AKP Didik menambahkan komunikasi antara petani dan penyuluh pertanian menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian. Melalui koordinasi yang baik, berbagai persoalan yang berpotensi menghambat produktivitas dapat diidentifikasi sejak dini.

“Komunikasi yang baik membantu setiap permasalahan di lapangan dapat diidentifikasi lebih awal dan dicari solusi yang tepat,” tambahnya.

Sebelumnya, jajaran Polsek Plosoklaten bersama Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melakukan pendampingan terhadap Kelompok Tani Budi Luhur 3 di area pascapanen jagung Desa Punjul. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi acuan petani dalam menyusun langkah menghadapi musim tanam berikutnya.

Pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Selain keberhasilan saat masa tanam dan panen, kesiapan petani dalam menyusun strategi pascapanen dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan di tingkat desa.

Baca Juga  Beradaptasi di Kota Kediri, Kompol Bowo Wicaksono Andalkan Pendekatan Seni dan Budaya

Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim

administrator
Media Berita Online | Menyampaikan Berita Terkini - Aktual - Terpercaya

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *