
Tandaglobal.news | KEDIRI – Gelar Inovasi dan Teknologi Pertanian (Gertek) 2026 yang digelar pada Senin (6/7/2026) di lahan pertanian Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan. Selain ingin melihat perkembangan teknologi di bidang pertanian, banyak pengunjung juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berburu kuliner di bazar makanan yang menjadi bagian dari rangkaian acara.
Salah satunya adalah Anik (52), warga Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan. Ia mengaku datang karena lokasi acara yang dekat dengan tempat tinggalnya. Selain penasaran melihat inovasi pertanian terbaru, ia juga ingin mencari jajanan yang dijual di bazar UMKM.
“Saya dari Desa Kaliboto, Tarokan. Mumpung acaranya dekat, saya penasaran ingin melihat inovasi pertanian yang ada saat ini,” ujarnya.
Selama berkeliling, Anik mengaku tertarik melihat berbagai alat pertanian modern yang dipamerkan. Menurutnya, perkembangan teknologi tersebut dapat membantu meringankan pekerjaan petani dan membuat proses bercocok tanam menjadi lebih efisien.
“Yang paling menarik ya alat-alat pertanian modern itu. Sekarang sudah banyak mesin yang bisa memudahkan pekerjaan petani,” katanya.
Ia juga mengaku baru pertama kali melihat beberapa inovasi, seperti alat semprot dan mesin pertanian yang lebih canggih dibandingkan peralatan yang biasa digunakan.
“Iya, ada. Saya baru pertama kali melihat kalau sekarang sudah ada alat semprot dan mesin pertanian yang lebih canggih,” ungkapnya.
Selain mengunjungi area pameran, Anik menyempatkan diri berkeliling di kawasan bazar untuk mencari jajanan yang dijual oleh para pelaku UMKM. Menurutnya, keberadaan bazar membuat acara semakin ramai dan memberikan pilihan hiburan bagi pengunjung.
Anik menilai kegiatan seperti Gelar Inovasi dan Teknologi Pertanian 2026 memberikan manfaat bagi masyarakat karena dapat menambah wawasan mengenai perkembangan dunia pertanian.
“Tentu bermanfaat. Soalnya petani jadi tahu perkembangan teknologi. Kadang kalau tidak datang ke acara seperti ini, ya tidak tahu kalau sekarang pertanian sudah mengalami banyak kemajuan,” tuturnya.
Secara keseluruhan, ia menilai penyelenggaraan acara berlangsung dengan baik dan tertata rapi sehingga pengunjung dapat menikmati berbagai inovasi sekaligus suasana bazar.
“Menurut saya acaranya bagus dan ramai. Penataannya juga nyaman, pengunjung bisa berjalan-jalan sambil melihat berbagai inovasi. Semoga acara seperti ini sering diadakan,” katanya.
Ke depan, Anik berharap Gelar Inovasi dan Teknologi Pertanian dapat menghadirkan lebih banyak inovasi, memperbanyak kegiatan sosialisasi dan praktik langsung bagi petani, serta mempertahankan keberadaan bazar UMKM agar semakin banyak masyarakat yang tertarik berkunjung.
“Harapannya semoga semakin banyak inovasi yang ditampilkan dan lebih banyak sosialisasi untuk petani. Kalau bisa juga ada praktik langsung supaya petani lebih paham cara menggunakan alat-alat tersebut,” pungkasnya.
Jurnalis: Stefani Eka Shaputri