KEDIRI, TandaGlobalNews – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Woodball Jawa Timur menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan cabang olahraga woodball di Kabupaten Kediri.
Ajang yang diikuti sekitar 400 peserta dari 21 kabupaten/kota di Jawa Timur ini diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini.
Pembukaan Kejurprov Woodball Jatim berlangsung di Lapangan Belakang Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Sabtu (24/10/2026).
Kejuaraan ini merupakan penyelenggaraan kedua di Jawa Timur setelah sebelumnya digelar di Kabupaten Tulungagung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kediri, M. Solikin, menyampaikan, apresiasinya atas terselenggaranya Kejurprov Woodball Jatim di Kabupaten Kediri. Menurutnya, kejuaraan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan olahraga yang tergolong baru sekaligus mendorong peningkatan minat masyarakat.
“Ini adalah Kejurprov kedua untuk woodball. Alhamdulillah, sebagai olahraga baru, kegiatan ini kembali digelar setelah sebelumnya di Tulungagung dan mendapat apresiasi dari KONI Jawa Timur,” katanya.
Solikin menyebut Kabupaten Kediri mengirimkan 44 atlet untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Ia berharap para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih prestasi, meskipun woodball masih dalam tahap pengembangan di daerah.
Namun, ia menegaskan bahwa tujuan olahraga tidak hanya berorientasi pada kemenangan dan perolehan medali. Nilai persaudaraan, sportivitas, serta pembentukan karakter juga menjadi hal penting yang harus ditanamkan kepada para atlet.
“Kita berharap selain meningkatkan minat dan prestasi, olahraga ini juga memperkuat persaudaraan, sportivitas, serta membangun karakter yang baik. Nilai-nilai tersebut tetap menjadi hal utama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata menuturkan, Kejurprov Woodball Jatim ini telah dimulai sejak Jumat (23/10/2026) kemarin. Ia menyebut, antusiasme peserta dalam kejuaraan kali ini cukup tinggi, dengan jumlah peserta kurang lebih 400 orang dari 21 kabupaten/kota di Jawa Timur.
“Kabupaten Kediri menerjunkan 44 atlet yang berasal dari berbagai kelompok usia, mulai usia 12 tahun, 18 tahun, hingga kategori senior,” ucapnya.
Hakim menambahkan, pihaknya mulai mempersiapkan target prestasi woodball untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang. Salah satu peluang yang dibidik adalah nomor women atau putri yang dinilai berpotensi menyumbangkan medali emas bagi Kabupaten Kediri.
Untuk mencapai target tersebut, KONI Kabupaten Kediri akan memperkuat pembinaan atlet, terutama melalui pengembangan olahraga di kalangan pelajar. Upaya ini dilakukan dengan menggandeng Dinas Pendidikan untuk mensosialisasikan woodball sekaligus memberikan pelatihan kepada guru olahraga.
“Keterlibatan sekolah dan guru olahraga menjadi salah satu langkah strategis agar pengenalan serta pembinaan woodball dapat menjangkau lebih banyak calon atlet di berbagai wilayah Kabupaten Kediri,” ungkapnya.
Editor: Rizky Rusdiyanto



















Tinggalkan Balasan