Dudung Buka Suara soal Isu Dapur MBG Miliknya: Silakan Cek, Saya Kasih Hadiah!

Dudung Ungkap Pernah Hubungi Dadan untuk Pesantren, Bantah Miliki Dapur MBG
Foto : Kayla Nabima Azzahra ( CNN )

Tandaglobalnews | Jakarta, – Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman membantah kabar yang menyebut dirinya memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

Dudung menjelaskan isu tersebut muncul karena dirinya pernah membantu mempertemukan sejumlah pengurus pesantren dengan Dadan Hindayana beberapa bulan lalu. Menurutnya, saat itu sejumlah pesantren berminat menjadi penerima manfaat sekaligus lokasi pelaksanaan Program MBG.

“Ada berita Pak Dudung katanya punya titik dapur melalui Pak Dadan. Saya informasikan, jadi beberapa bulan yang lalu mungkin enam bulan yang lalu saya kan dekat dengan pesantren,” ujar Dudung dalam konferensi pers di Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Ia mengatakan sejumlah pengurus pesantren meminta bantuannya untuk dikenalkan kepada Dadan karena ingin berpartisipasi dalam program MBG. Saat itu, pesantren yang diajukan dinilai telah memenuhi sejumlah persyaratan administrasi.

Menurut Dudung, pesantren-pesantren tersebut memiliki jumlah santri yang cukup besar, mulai dari 4.000 hingga 5.000 orang, sehingga berpotensi menjadi lokasi pelaksanaan dapur MBG.

“Ada pengurus-pengurus pesantren itu menyampaikan kepada saya bahwa ada program memang pesantren untuk sebagai sasaran penerima manfaat karena di pesantren itu kan ada santrinya 4.000, ada yang 5.000 sehingga bisa ditetapkan sebagai titik untuk dapurnya,” katanya.

Dudung mengaku hanya membantu menyampaikan informasi tersebut kepada Dadan Hindayana. Setelah proses perkenalan dilakukan, dirinya tidak lagi terlibat dalam pembahasan maupun tindak lanjut program tersebut.

Ia bahkan meminta pihak pesantren untuk berkoordinasi langsung dengan stafnya guna melanjutkan komunikasi dengan pihak BGN.

“Saya sampaikan, ‘Pak Dadan ini ada pesantren yang sudah siap, secara administrasi sudah siap’. Nah, realisasinya tidak ada. Akhirnya saya sampaikan kepada Dadan, ‘Oh silakan Pak nanti hubungi Pak Arif Nurrachman staf saya’,” jelasnya.

Berita Terkait  MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Taj Yasin Wajibkan SPPG Belanja Produk Lokal

Beberapa pekan lalu, Dudung mengaku sempat menanyakan perkembangan usulan tersebut kepada Dadan. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, proses pengajuan masih berlangsung dan pembangunan dapur MBG di lokasi yang dimaksud belum terealisasi.

“Rupanya sampai sekarang prosesnya pun belum selesai. Bangunnya dapurnya pun belum terbangun,” ujarnya.

Dudung menduga isu mengenai kepemilikan dapur MBG muncul karena dirinya menjadi pihak yang mempertemukan pengurus pesantren dengan Dadan Hindayana.

Karena itu, ia menegaskan tidak memiliki dapur MBG sebagaimana yang ramai diperbincangkan di publik.

“Cuma karena saya yang minta tolong ke Pak Dadan itulah yang kemudian akhirnya bunyi seakan-akan Pak Dudung punya dapur. Kalau Pak Dudung punya dapur silakan cek, saya kasih hadiah nanti. Jadi nggak ada sama sekali saya punya dapur,” tegas Dudung.

Sumber : cnnindonesia.com

author

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *