Arab Saudi Bangun Masa Depan Makkah, Enam Kawasan Strategis Disiapkan untuk Jutaan Jamaah

Arab Saudi siapkan enam kawasan strategis untuk masa depan Makkah.
Foto: Ilustrasi bendera Arab Saudi

Tandaglobalnews | Jakarta, Jumat (5/6/2026) – Pemerintah Arab Saudi terus mempercepat transformasi Kota Suci Makkah melalui berbagai proyek pembangunan berskala besar. Terbaru, melalui Royal Commission for Makkah City and Holy Sites, pemerintah mengumumkan penyerahan enam kawasan pengembangan perkotaan strategis dengan nilai investasi gabungan mencapai 13,3 miliar riyal Saudi atau sekitar 3,5 miliar dolar AS (Rp57 triliun).

Enam kawasan yang akan dikembangkan meliputi wilayah Jurhum Selatan, Al Khalidiyah, Al Hajlah, Hindawiyah Timur, Hindawiyah Selatan, dan Hindawiyah Barat. Total luas area yang masuk dalam program pengembangan tersebut mencapai lebih dari 2,7 juta meter persegi.

Kawasan-kawasan tersebut telah diserahkan kepada sejumlah konsorsium investasi dan pengembang untuk menjalani proses perencanaan dan pengembangan lebih lanjut. Meski demikian, identitas investor serta rincian proyek masing-masing kawasan masih belum diumumkan secara resmi.

Dalam keterangannya, Komisi Kerajaan menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas tata kota dan memperkuat pembangunan perkotaan yang berkelanjutan di Makkah.

“Langkah ini bertujuan untuk mendorong pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup di Makkah sesuai dengan Visi Saudi 2030,” demikian pernyataan komisi yang dikutip dari AGBI.

Sebelum pembangunan dimulai, setiap proyek diwajibkan melewati sejumlah tahapan regulasi dan teknis, termasuk persetujuan desain, studi kelayakan, serta pemenuhan berbagai persyaratan pelaksanaan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

Bagian dari Transformasi Besar Makkah

Pengembangan enam kawasan strategis ini menjadi bagian dari transformasi besar yang sedang berlangsung di Makkah dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah Arab Saudi terus mengalokasikan investasi besar untuk memperkuat infrastruktur, transportasi, energi, dan fasilitas publik guna mendukung kebutuhan warga serta jutaan jamaah yang datang setiap tahun.

Pada April lalu, Saudi Energy Company bersama ACWA Power menandatangani perjanjian pembelian listrik senilai 11,5 miliar riyal Saudi dengan Saudi Power Procurement Company untuk memperluas kapasitas pembangkit listrik di Makkah.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan energi tetap memadai bagi kota yang setiap tahunnya menjadi tujuan jutaan jamaah haji dan umrah dari berbagai negara.

Sebelumnya, pada Oktober 2025, Saudi Railways Company juga mengumumkan pembentukan dana real estat senilai 6 miliar riyal Saudi. Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan proyek serbaguna berbasis konsep pembangunan yang terintegrasi dengan jaringan transportasi di Makkah.

Dukung Target 30 Juta Jamaah pada 2030

Berbagai proyek pembangunan yang dijalankan Arab Saudi merupakan bagian dari upaya mewujudkan target besar dalam program Saudi Vision 2030.

Pemerintah Saudi menargetkan jumlah jamaah haji dan umrah meningkat hingga tiga kali lipat menjadi lebih dari 30 juta orang per tahun pada 2030. Untuk mencapai target tersebut, peningkatan kapasitas kota, fasilitas publik, jaringan transportasi, serta infrastruktur pendukung lainnya menjadi prioritas utama.

Dengan investasi puluhan miliar riyal yang terus mengalir ke Makkah, Arab Saudi berupaya menjadikan kota suci tersebut sebagai pusat layanan ibadah modern yang mampu memberikan kenyamanan lebih baik bagi penduduk maupun jutaan tamu Allah dari seluruh dunia.

Sumber : mui.or.id

author

    Related Articles

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *