Tandaglobal.news | Kediri — Dewi Anggraeni resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Kabupaten Federasi Savate Indonesia (FSI) Kabupaten Kediri masa bakti 2026–2030 dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar di Kantor KONI Kabupaten Kediri, Rabu (15/7/2026).
Musyawarah Kabupaten berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Agenda utama kegiatan tersebut adalah memilih ketua umum yang akan memimpin organisasi sekaligus menyusun arah pengembangan olahraga Savate di Kabupaten Kediri untuk empat tahun ke depan.
Melalui musyawarah yang berlangsung secara demokratis dan penuh kekeluargaan, peserta Muskab secara aklamasi menetapkan Dewi Anggraeni sebagai Ketua Umum Pengurus Kabupaten FSI Kabupaten Kediri periode 2026–2030.
Muskab menjadi bagian penting dalam regenerasi kepengurusan organisasi olahraga. Selain memilih pemimpin baru, forum tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan koordinasi antarpengurus, serta menyusun program pembinaan atlet yang berkesinambungan. Dengan kepengurusan yang baru, FSI Kabupaten Kediri diharapkan mampu memperluas pembinaan, menjaring bibit atlet potensial, dan meningkatkan kualitas prestasi olahraga Savate di daerah.
Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengapresiasi pelaksanaan Muskab FSI Kabupaten Kediri yang berjalan dengan baik. Menurutnya, proses pemilihan yang berlangsung secara musyawarah mencerminkan soliditas organisasi dalam menentukan arah kepengurusan ke depan.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Dewi Anggraeni yang telah memperoleh amanah sebagai Ketua Umum FSI Kabupaten Kediri masa bakti 2026–2030.
“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar untuk membawa Savate Kabupaten Kediri semakin maju, solid, dan berprestasi,” jelasnya.
Hakim berharap kepengurusan yang baru segera menyusun program kerja yang terarah dan berorientasi pada pembinaan atlet secara berjenjang. Sinergi dengan KONI Kabupaten Kediri, pemerintah daerah, pelatih, klub, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.
Ia menambahkan, keberhasilan sebuah cabang olahraga tidak hanya diukur dari raihan medali, tetapi juga dari konsistensi dalam mencetak atlet muda yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Karena itu, pembinaan sejak usia dini perlu menjadi salah satu prioritas kepengurusan baru agar prestasi dapat terus berkelanjutan.
“Kami terus mendukung pembinaan seluruh cabang olahraga, termasuk Savate agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing pada berbagai kejuaraan serta mendukung target peningkatan prestasi olahraga Kabupaten Kediri,” ungkapnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, FSI Kabupaten Kediri diharapkan mampu memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan prestasi atlet melalui program pembinaan yang terukur. Langkah tersebut diharapkan dapat memperbesar peluang Kabupaten Kediri melahirkan atlet Savate yang mampu mengharumkan nama daerah pada berbagai kejuaraan tingkat Jawa Timur maupun nasional.






















Tinggalkan Balasan