
(Foto: Fitri Rahayu/Tandaglobal.news)
Tandaglobal.news | KEDIRI – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, para pedagang seragam sekolah di Pasar Pahing, Kota Kediri, mengeluhkan penurunan omzet penjualan. Kondisi tersebut dinilai berbeda dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya yang biasanya menjadi momentum meningkatnya permintaan seragam sekolah.
Salah seorang pedagang seragam di Pasar Pahing, Nurul, mengatakan penurunan penjualan kali ini diduga dipengaruhi oleh kebijakan sejumlah sekolah yang menyediakan seragam langsung bagi para siswa. Menurutnya, kondisi tersebut membuat jumlah pembeli yang datang ke pasar berkurang.
“Saya berharap ada evaluasi terkait pengadaan seragam dari pihak sekolah serta penurunan harga bahan pokok agar daya beli masyarakat dapat kembali terangkat,” katanya, Selasa (7/7/2026).
Keluhan serupa disampaikan Wulan, pedagang seragam lainnya di pasar yang sama. Ia mengaku suasana menjelang tahun ajaran baru tahun ini tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.
“Biasanya kalau sudah hampir masuk tahun ajaran baru atau saat liburan seperti ini, sudah banyak yang mencari seragam. Tapi sekarang terasa mulai menurun,” ucapnya.
Meski mengalami penurunan omzet, para pedagang menyebut seragam untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) masih menjadi produk yang paling banyak dicari masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, mereka memastikan stok seragam yang tersedia di toko masing-masing masih aman dan lengkap.
Di sisi lain, harga seragam mengalami kenaikan akibat meningkatnya harga bahan baku dari tingkat produsen. Kondisi tersebut turut memengaruhi harga jual kepada konsumen.
Nurul menyebut orang tua murid rata-rata mengeluarkan sekitar Rp100.000 untuk membeli satu setel seragam kelas 1. Sementara itu, Wulan mengatakan biaya pembelian seragam sekolah secara lengkap berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000, tergantung kebutuhan masing-masing siswa.
Para pedagang di Pasar Pahing berharap kondisi pasar kembali ramai menjelang hari pertama masuk sekolah. Mereka juga berharap adanya evaluasi terhadap pengadaan seragam di sekolah serta penurunan harga bahan pokok agar daya beli masyarakat kembali meningkat.
Jurnalis: Fitri Rahayu