Dampak Kenaikan Harga BBM Terhadap Kelangsungan Usaha Jasa Angkut di Kediri

Mobil jasa angkut milik Muhammad Duriyat terparkir di Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Pelaku usaha mengaku kenaikan harga BBM menjadi tantangan karena berdampak langsung pada biaya operasional, sementara tarif jasa tetap harus dijaga agar terjangkau bagi masyarakat. (Foto: Maya Rahmawati/TandaGlobal.news)

Tandaglobal.news | KEDIRI – Di tengah dinamika iklim usaha kecil dan menengah, sektor jasa angkut di tingkat lokal menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Salah satunya dirasakan oleh Muhammad Duriyat, pelaku usaha jasa angkut asal Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, yang telah menjalankan usahanya sejak tahun 2020.

Dalam wawancara yang dilakukan pada Selasa (7/7/2026), Duriyat mengatakan bahwa usahanya melayani berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pemindahan barang rumah tangga hingga barang-barang milik penghuni rumah kos. Meski permintaan jasa saat ini cenderung menurun dibandingkan periode sebelumnya, ia tetap berupaya mempertahankan kualitas pelayanan sebagai strategi menjaga loyalitas pelanggan.

Menurut Duriyat, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pelaku usaha jasa angkut adalah fluktuasi harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kenaikan harga BBM berdampak langsung terhadap biaya operasional sehingga kerap memaksa pelaku usaha melakukan penyesuaian tarif agar biaya operasional tetap dapat terpenuhi.

“Kita ya bingung. Di satu sisi ingin minta kenaikan harga, tapi di sisi lain kita harus tetap menjaga tarif agar tetap terjangkau dan menjadi pilihan termurah bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain menghadapi kenaikan biaya operasional, Duriyat juga harus bersaing di tengah persaingan usaha yang semakin ketat. Ia berharap kondisi ekonomi, terutama harga bahan pokok dan BBM, dapat tetap stabil sehingga pelaku usaha jasa angkut skala kecil mampu menjalankan usahanya secara berkelanjutan sekaligus memberikan tarif yang wajar bagi masyarakat.

Hingga kini, Duriyat mengaku tetap optimistis menjalankan usahanya. Dengan jumlah pemesanan yang masih berfluktuasi setiap minggu, menjaga hubungan baik serta kepercayaan pelanggan tetap menjadi prioritas utama di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi.


Jurnalis: Maya Rahmawati

Baca Juga  Kemensos Apresiasi Mas Dhito, SMA Boarding School Kediri Cetak Prestasi Tertinggi Lolos PTN
administrator

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *