
(Dok. TGN/Maulana Rahmadha)
Tandaglobal.news | KEDIRI – PT Bayer Indonesia melalui merek benih jagung hibrida Dekalb resmi berpartisipasi dalam Gelar Inovasi dan Teknologi Pertanian 2026 yang digelar di lahan pertanian Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Senin (6/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama enam hari ini menjadi ajang bagi para petani untuk melihat langsung performa berbagai varietas jagung unggulan dari sejumlah perusahaan.
Kempen Marketing PT Bayer Indonesia, Bayu, mengatakan seluruh persiapan utama menjelang pembukaan acara telah rampung. Tim hanya menyelesaikan tahap akhir sebelum menyambut ribuan petani yang dijadwalkan hadir sejak hari pertama.
“Untuk persiapan pagi ini sebenarnya sudah selesai. Tinggal finishing dan menunggu para petani datang ke lokasi acara,” ujarnya.
Menurut Bayu, persiapan penyelenggaraan acara membutuhkan koordinasi sekitar satu minggu. Namun, khusus untuk menampilkan performa tanaman jagung terbaik, proses budidaya telah dipersiapkan sejak sekitar tiga bulan sebelumnya.
“Kalau untuk persiapan stan dan koordinasi tim sekitar satu minggu. Tetapi performa tanaman yang ditampilkan sudah dipersiapkan sejak tiga bulan lalu,” jelasnya.
Ia menambahkan, panitia telah menyebarkan sekitar 6.000 undangan resmi kepada para petani. Meski demikian, jumlah pengunjung diperkirakan jauh lebih besar karena banyak petani di luar daftar undangan yang juga tertarik mengikuti kegiatan tersebut.
“Dari undangan yang kami sebar sekitar enam ribu, tetapi kami memperkirakan total pengunjung bisa mencapai sekitar 14 ribu petani,” katanya.
Melalui pameran teknologi pertanian ini, PT Bayer Indonesia berharap para petani dapat membandingkan secara langsung performa berbagai benih jagung yang ditampilkan oleh masing-masing perusahaan peserta. Dengan demikian, petani memiliki referensi sebelum menentukan benih yang paling sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan budidayanya.
Menurut Bayu, setiap perusahaan tentu menampilkan performa terbaik produknya. Karena itu, petani memiliki kesempatan untuk menilai keunggulan masing-masing varietas sehingga dapat memilih benih yang mampu memberikan hasil dan keuntungan yang lebih baik.
Ia berharap Dekalb dapat menjadi salah satu pilihan utama petani di Kabupaten Kediri maupun wilayah Jawa Timur, sekaligus menjadi andalan baru dalam meningkatkan produktivitas budidaya jagung.

Kegiatan Gelar Inovasi dan Teknologi Pertanian 2026 juga menjadi ruang bagi perusahaan penyedia teknologi pertanian untuk memperkenalkan inovasi yang dimiliki sekaligus memberikan kesempatan kepada para petani melihat secara langsung performa tanaman di lapangan. Melalui lahan demonstrasi yang telah dipersiapkan selama beberapa bulan, peserta dapat membandingkan pertumbuhan dan potensi berbagai varietas jagung yang dipamerkan oleh masing-masing perusahaan.
Selain menjadi ajang pameran teknologi, kegiatan ini diharapkan mampu membantu petani dalam menentukan pilihan benih yang sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan budidaya mereka. Dengan melihat langsung hasil performa tanaman di lapangan, petani dapat memperoleh gambaran mengenai potensi varietas yang ditampilkan sebelum diterapkan pada musim tanam berikutnya. Melalui kegiatan ini, PT Bayer Indonesia berharap Dekalb semakin dikenal dan mampu menjadi salah satu pilihan utama petani dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di Kabupaten Kediri dan wilayah Jawa Timur.
Jurnalis: Maulana Rahmadha