
Tandaglobal.news | Kediri – Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah membawa berkah bagi para pedagang minuman dingin. Cuaca yang panas membuat masyarakat lebih memilih minuman segar untuk menghilangkan dahaga, sehingga penjualan berbagai jenis es mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Salah satu pedagang yang merasakan dampak positif tersebut adalah Alfian, penjual es buah di kawasan Kandangan. Menurutnya, sejak memasuki musim kemarau, jumlah pembeli meningkat dibandingkan hari-hari biasa.
“Kalau musim panas seperti sekarang, pembeli jauh lebih ramai. Penjualan bisa meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan saat musim hujan,” ujar Alfian saat ditemui pada Rabu (1/7/2026).
Ia menjelaskan, tingginya permintaan membuat stok es batu dan bahan baku harus disiapkan lebih banyak setiap hari. Meski demikian, ia juga menghadapi tantangan berupa kenaikan harga beberapa bahan baku, seperti gula, buah-buahan, dan kemasan plastik yang turut meningkatkan biaya operasional.
Selain memberikan keuntungan bagi pedagang minuman, meningkatnya penjualan juga berdampak pada naiknya permintaan es batu dari para penjual makanan dan minuman di sekitar Kandangan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa musim kemarau turut memberikan manfaat bagi pelaku usaha pendukung lainnya.
Di sisi lain, pada daerah yang mengalami kekeringan, ketersediaan air bersih menjadi perhatian karena sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan dan kualitas minuman yang dijual. Para pedagang diharapkan tetap mengutamakan kebersihan dalam proses pengolahan minuman agar kesehatan konsumen tetap terjaga.
Musim kemarau juga mendorong munculnya berbagai inovasi usaha, seperti warung es dadakan dengan harga terjangkau yang memanfaatkan tingginya permintaan masyarakat terhadap minuman dingin. Fenomena ini menjadi peluang ekonomi bagi warga untuk menambah penghasilan sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen di tengah cuaca yang terik.
Penulis: Roni Ardiansyah