KEDIRI, Tandaglobal.news — BAZNAS Kabupaten Kediri kembali menggelar program Jum’at Berkah di Masjid Al Taqwa, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan edukasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sekaligus layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jamaah dan masyarakat sekitar.

Kegiatan tersebut juga menyasar musafir yang singgah untuk menunaikan salat Jumat di masjid.

Sebanyak 39 orang tercatat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan tim kesehatan Puskesmas Ngadiluwih.

Rangkaian kegiatan diawali dengan khutbah edukasi yang disampaikan HM. Ahid Imaduddin. Dalam penyampaiannya, jamaah diajak memahami pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana membantu masyarakat yang membutuhkan.

Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa ZIS tidak hanya berkaitan dengan kewajiban keagamaan, tetapi juga berperan dalam mendukung kesejahteraan umat melalui pengelolaan dan penyaluran yang tepat.

Kapolsek Ngadiluwih, AKP Budi Winariyo, S.H., M.Pd., turut memberikan edukasi kepada jamaah dan masyarakat.

Materi yang disampaikan mencakup kepedulian sosial, kewaspadaan saat berkendara, serta pencegahan perundungan di lingkungan masyarakat.

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur Ngadiluwih–Tulungagung yang ramai dilalui kendaraan.

Menurutnya, keselamatan berkendara perlu menjadi perhatian bersama agar aktivitas sehari-hari dapat berlangsung dengan aman.

“Pengguna jalan harus selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintas di jalur yang ramai. Kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain perlu menjadi kebiasaan,” pesan AKP Budi Winariyo dalam edukasinya kepada masyarakat.

Selain itu, ia mengajak masyarakat mencegah perundungan dengan membangun lingkungan yang saling menghormati.

Kepedulian sosial, kata dia, tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui sikap dan perilaku yang menjaga keamanan serta kenyamanan bersama.

Pada kesempatan yang sama, pemeriksaan kesehatan gratis menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Jamaah, warga sekitar, dan musafir dapat memanfaatkan layanan tersebut tanpa harus datang secara khusus ke fasilitas kesehatan.

Sebanyak 39 peserta mengikuti pemeriksaan tersebut.

Kehadiran layanan kesehatan di lingkungan masjid diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memperhatikan kondisi tubuh dan melakukan pemeriksaan sebagai langkah awal mendeteksi potensi gangguan kesehatan.

BAZNAS Kabupaten Kediri juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan tim kesehatan Puskesmas Ngadiluwih atas dukungan mereka dalam pelaksanaan kegiatan.

Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara lembaga pengelola zakat dan instansi pemerintah dalam memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui program Jum’at Berkah, BAZNAS Kabupaten Kediri berupaya menghadirkan manfaat yang tidak terbatas pada bantuan sosial, tetapi juga mencakup edukasi keagamaan dan perhatian terhadap kesehatan.

Program ini diharapkan dapat terus memperkuat kepedulian sosial sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan yang dibutuhkan.