
KEDIRI, Tandaglobal.news — Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami perubahan yang dibawanya.
Hal tersebut menjadi perhatian Polres Kediri saat memberikan sosialisasi Program Paham Artificial Intelligence (AI) kepada siswa SMAN 1 Purwoasri, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Kediri memperkenalkan literasi AI kepada pelajar sejak bangku sekolah.
Para siswa tidak hanya dikenalkan pada perkembangan teknologi kecerdasan buatan, tetapi juga diajak memahami potensi pemanfaatannya serta perubahan yang kemungkinan terjadi di berbagai bidang pada masa mendatang.
Kapolres AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kabag SDM Polres Kediri, Kompol Eko P. Sanosin, S.H., mengatakan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi perlu dipersiapkan sejak dini.
“Teknologi akan terus berkembang. Karena itu, pelajar perlu dibekali pemahaman sejak sekarang agar mampu beradaptasi dan memanfaatkan perkembangan tersebut secara tepat,” ujar Kompol Eko.
Menurutnya, memahami AI tidak berhenti pada kemampuan mengoperasikan berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan.
Lebih dari itu, pelajar perlu memiliki pemahaman yang baik terhadap perubahan teknologi sehingga mampu melihat peluang sekaligus menggunakannya secara bijak.
Dalam sosialisasi tersebut, siswa diarahkan untuk mengenal AI sebagai bagian dari perkembangan teknologi yang akan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Pemahaman ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para pelajar, baik ketika melanjutkan pendidikan maupun saat memasuki dunia kerja yang semakin erat dengan teknologi digital.
“Yang kami dorong adalah kesiapan generasi muda menghadapi masa depan. AI bisa menjadi bagian dari banyak bidang, sehingga pelajar perlu mengenalnya dengan pemahaman yang baik, bukan sekadar mengikuti tren,” jelas Kompol Eko.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri berharap pelajar SMAN 1 Purwoasri mampu menyikapi perkembangan AI secara lebih kritis dan adaptif.
Dengan bekal literasi teknologi yang memadai, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mendukung pendidikan, kreativitas, serta kesiapan menghadapi dunia kerja di masa depan.




















Tinggalkan Balasan