KEDIRI, Tandaglobal.news Sebuah rumah milik Ely, warga RT 023 RW 005, Dusun Babatan, Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, terbakar pada Jumat (18/9/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu kelalaian pemilik rumah yang meninggalkan aktivitas memasak saat kompor masih menyala.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono menyampaikan, peristiwa tersebut dilaporkan oleh pemilik rumah kepada petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 07.01 WIB.

“Petugas Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung berangkat sekitar pukul 07.03 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 07.25 WIB,” terang Kaleb.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman.

Satu unit mobil pemadam dari Pos Ngadiluwih dengan kapasitas 2.500 liter air dan enam personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Penanganan juga mendapat dukungan empat personel dari Damkar Kota Kediri.

Petugas kemudian melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Berdasarkan hasil pendataan sementara, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.

Sementara itu, aset atau barang yang berhasil diselamatkan ditaksir sekitar Rp50 juta.

Kaleb menyebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Api berhasil dipadamkan sesuai SOP,” jelasnya.

Dari hasil penanganan awal, kebakaran diduga terjadi akibat kelalaian pemilik rumah yang sedang memasak, tetapi meninggalkan aktivitas tersebut dalam kondisi kompor masih menyala.

Petugas Damkar mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan kompor atau sumber api dalam kondisi menyala tanpa pengawasan.

Kelalaian kecil saat aktivitas memasak dapat memicu kebakaran dan menimbulkan kerugian material yang besar.