



KEDIRI, Tandaglobal.news — Kebakaran terjadi di sebuah bangunan bekas kandang sapi di Dusun Kedungcangkring, Desa Srikaton, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, Rabu (23/9/2026) dini hari. Api diduga berasal dari korsleting listrik pada mesin cuci sebelum merembet dan membakar seluruh bangunan.
Peristiwa tersebut dilaporkan sekitar pukul 02.24 WIB.
Setelah menerima laporan, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit armada berkapasitas 5.000 liter.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 02.45 WIB dan langsung melakukan penanganan.
Sebanyak enam personel dikerahkan untuk menjinakkan api.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada mesin cuci yang berada di sekitar bangunan.
“Dugaan sementara, api berawal dari korsleting listrik pada mesin cuci yang kemudian menimbulkan percikan. Api dengan cepat merembet hingga membakar seluruh bangunan bekas kandang sapi,” ujar Kaleb.
Petugas Damkar kemudian melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam, mulai pukul 02.27 WIB hingga 03.55 WIB.
“Petugas langsung melakukan pemadaman sesuai dengan prosedur operasional standar. Api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” jelasnya.
Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp15 juta.
Sementara itu, nilai aset yang berhasil diselamatkan ditaksir sekitar Rp150 juta.
Kaleb mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi dan peralatan listrik di rumah maupun bangunan lainnya.
“Peralatan listrik perlu diperiksa secara berkala. Jika terdapat kabel atau perangkat yang sudah tidak layak, sebaiknya segera diperbaiki atau diganti untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran,” pungkasnya.




















Tinggalkan Balasan