KEDIRI, Tandaglobal.news Pembangunan kembali gedung DPRD Kabupaten Kediri yang mengalami kerusakan parah pascakerusuhan pada Agustus 2025 ditargetkan mulai dikerjakan September 2026. Jika sesuai rencana, pembangunan gedung tersebut ditargetkan rampung pada Agustus 2027.

Ketua DPRD Kabupaten Kediri Murdi Hantoro mengatakan, pembangunan gedung dewan saat ini masih menunggu kepastian anggaran dari pemerintah pusat.

Seluruh pembiayaan pembangunan tersebut berasal dari APBN.

“Kalau sesuai dengan tahapan, mestinya bulan depan itu mulai pembangunan. Cuma karena semua anggaran dari APBN, ketika kami koordinasi dengan Bappenas dan Kementerian PUPR perwakilan Jawa Timur, katanya kalau nanti ada anggarannya,” kata Murdi Hantoro.

Murdi Hantoro berharap kepastian anggaran dapat segera diperoleh sehingga pembangunan tidak kembali mengalami penundaan.

Ia menyebut, jika pembangunan bisa dimulai September 2026, pekerjaan ditargetkan selesai sekitar Agustus 2027.

“Mudah-mudahan September ini sudah mulai dibangun dan segera selesai. Kalau September ini bisa segera dimulai, rencananya Agustus 2027 selesai,” ujarnya.

Terkait desain gedung, Murdi Hantoro memastikan lokasi pembangunan masih berada di tempat yang sama.

Sebelumnya, pihak DPRD Kabupaten Kediri telah dimintai masukan mengenai kebutuhan ruangan yang akan tersedia dalam gedung baru tersebut.

“Tempatnya insyaallah tetap, lokasinya tetap. Cuma nanti ada tingkat tiga kalau tidak salah perkiraan,” jelasnya.

Gedung baru nantinya juga diharapkan mampu menjawab kebutuhan fasilitas DPRD yang selama ini belum tersedia secara optimal.

Salah satunya adalah area parkir yang menjadi salah satu kebutuhan penting bagi anggota dewan maupun tamu.

Murdi Hantoro menjelaskan, lantai bagian bawah direncanakan dapat dimanfaatkan sebagai area parkir.

Sementara sejumlah ruangan pendukung akan disesuaikan dengan kebutuhan kelembagaan DPRD.

“Selama ini kita tidak punya tempat parkir. Jadi mungkin yang bawah itu nanti untuk tempat parkir. Kemudian sesuai kebutuhan nantinya ada ruang paripurna, ruang tunggu, ruang fraksi, ruang banmus dan sebagainya,” tuturnya.

Pembangunan kembali gedung DPRD Kabupaten Kediri tersebut menjadi bagian dari upaya memulihkan fasilitas pemerintahan yang rusak akibat kerusuhan pada Agustus 2025.

Karena pembiayaan dan pelaksanaan pembangunan berada di pemerintah pusat, DPRD Kabupaten Kediri kini menunggu realisasi anggaran agar pekerjaan fisik dapat segera dimulai.