Kediri, Tandaglobal.news-Polres Kediri melakukan serah terima jabatan (sertijab) tiga kapolsek sebagai bagian dari tour of duty dan tour of area untuk menjaga dinamika organisasi sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Tiga jabatan yang berganti yakni Kapolsek Kunjang, Kapolsek Wates, dan Kapolsek Kandat. Kapolsek Kunjang AKP Miftakhudin mendapat penugasan baru sebagai Bhayangkara Administrasi Penyelia Bidang SDM Polres Kediri.

Sementara AKP Agus Sudarjanto yang sebelumnya menjabat Kapolsek Wates dipercaya menduduki jabatan baru sebagai Kasubbag Dalpers Bag SDM Polres Kediri. Posisi Kapolsek Wates selanjutnya diisi Iptu Abdul Azis yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kandat.

Sedangkan jabatan Kapolsek Kandat kini diemban AKP Tutud Yudho Prastyawan, yang sebelumnya bertugas sebagai Kasat Lantas Polresta Kediri.

Kapolres Kediri AKBP Muhammad Wahyudin Latif mengatakan, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya menyesuaikan kebutuhan personel dengan perkembangan situasi masyarakat.

“Harapannya dengan adanya tour of duty dan tour of area ini akan menjadikan organisasi semakin dinamis,” kata AKBP Wahyudin

Menurutnya, dinamika kegiatan masyarakat saat ini membutuhkan dukungan personel yang mumpuni. Karena itu, pergantian pejabat diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi baru bagi anggota dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres juga meminta pejabat yang baru segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah masing-masing. Koordinasi dengan unsur tiga pilar dan Forkopimca menjadi salah satu langkah yang perlu segera dilakukan.

“Segera untuk beradaptasi, menyesuaikan diri dengan situasi lingkungan yang ada. Termasuk tiga pilar, Forkopimca, semuanya harus cepat melaksanakan silaturahmi, kunjungan-kunjungan, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya,” ujarnya.

Di sisi lain, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas kinerja yang telah diberikan. Ia berharap capaian yang sudah baik dapat dipertahankan, sementara kekurangan yang masih ada terus dibenahi.

Pesan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi Polres Kediri setelah berbagai rangkaian kegiatan masyarakat dan pengamanan selama beberapa waktu terakhir berjalan lancar.

“Kita tidak boleh underestimate, senantiasa berpikir untuk overestimate. Kalau ada kegiatan-kegiatan apa pun tolong dilaporkan dan jajaran terus melakukan deteksi dini, deteksi aksi,” tegasnya.

Selain itu, seluruh anggota diminta memahami tugas pokok sesuai fungsi masing-masing, baik dalam pelayanan publik, fungsi deteksi maupun penegakan hukum. Pemahaman tersebut dinilai penting untuk meminimalkan keluhan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

“Yang sudah baik dipertahankan, yang masih kurang-kurang tolong ditingkatkan,” pesan Wahyudin.

Sementara itu, AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan, setelah resmi menjabat Kapolsek Kandat, dirinya akan segera melakukan pemetaan situasi wilayah dan menyesuaikan diri dengan karakteristik masyarakat setempat.

Langkah awal yang akan dilakukan yakni mengecek kondisi wilayah, mengumpulkan anggota, serta menggali informasi mengenai situasi dan potensi kerawanan yang perlu menjadi perhatian.

“Kami melakukan pengecekan ke sana, mengumpulkan anggota, menanyakan situasi di sana bagaimana, langkah-langkah apa yang harus saya ambil dalam menghadapi kegiatan di sana,” kata Tutud.

Ia menegaskan, koordinasi dengan unsur tiga pilar, yakni pemerintah kecamatan, TNI, serta jajaran kepolisian akan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Kecamatan Kandat.

Perubahan jabatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi pergantian personel, tetapi turut membawa energi baru dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memperkuat kedekatan dengan masyarakat dan menjaga situasi keamanan di wilayah Kabupaten Kediri.

Reporter: Wildan Wahid Hasyim