Kediri, Tandaglobal.news-Dinas Pendidikan Kota Kediri kembali menggelar Lomba Baris-Berbaris (LBB) 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan rutin setiap bulan Agustus. Kegiatan tersebut diikuti 300 regu SD dan MI se-Kota Kediri dengan mengambil rute sekitar Balai Kota Kediri, Jalan Basuki Rahmat, dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya, Rabu (26/8/2026).

Ketua panitia, Andriano, mengatakan, lomba baris berbaris ini menjadi salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk karakter peserta didik melalui kedisiplinan dan semangat kebangsaan.

“Selain menjadi perlombaan, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan rasa cinta tanah air dan kedisiplinan kepada peserta didik,” katanya.

Pada pelaksanaan hari pertama, peserta berasal dari jenjang SD dan MI se-Kota Kediri. Sebanyak 300 regu mengikuti perlombaan yang terdiri dari 147 regu putra dan 153 regu putri.

Peserta menempuh rute dengan jarak sekitar 2 kilometer. Rute tersebut berada di sekitar Balai Kota Kediri dengan melewati Jalan Basuki Rahmat dan sejumlah ruas jalan di kawasan tersebut.

Menurut Andriano, LBB juga menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk belajar menjaga kekompakan, kerapian, serta semangat dalam mengikuti setiap tahapan perlombaan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kedisiplinan, kekompakan, semangat, serta kerapian peserta. Nilai-nilai tersebut penting untuk membentuk karakter anak sejak dini,” ucapnya.

Dinas Pendidikan Kota Kediri dalam pelaksanaan LBB menaungi jenjang TK, SD, dan SMP. Sementara itu, jenjang SMA berada di bawah kewenangan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sehingga belum termasuk dalam peserta kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Kediri.

Selain LBB, Dinas Pendidikan Kota Kediri juga menggelar sejumlah kegiatan lain untuk memeriahkan rangkaian kegiatan bulan Agustus. Salah satunya adalah lomba permainan tradisional yang sebelumnya dilaksanakan di GOR Jayabaya atau Omah Sawah.

Pelaksanaan LBB diharapkan dapat terus berlangsung setiap tahun sebagai wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kedisiplinan, kekompakan, dan rasa cinta tanah air. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi peserta pada pelaksanaan berikutnya.

“Kami berharap LBB ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Kami juga berharap jumlah peserta semakin bertambah dan ke depan dapat mencakup jenjang SMA,” ungkap Andriano.

Reporter: Roni Ardiansyah
Editor: Rizky Rusdiyanto