Kediri, Tandaglobal.news-Kabar baik bagi masyarakat dan pengguna jalan di Kota Kediri. Jembatan Kaliombo direncanakan mulai dibuka untuk kendaraan pada Sabtu (22/8/2026) malam, setelah proses pengerjaan pengaspalan memasuki tahap akhir.

Meski pembangunan jembatan belum sepenuhnya selesai atau finishing total, akses jalan direncanakan dapat kembali digunakan oleh kendaraan setelah dilakukan peninjauan oleh pihak PU P2JN Surabaya.

Pelaksana Proyek Jembatan Kaliombo, Sukisno mengatakan, pembukaan akses tersebut direncanakan berlangsung pada malam hari. Sebelum dibuka, pihak terkait terlebih dahulu akan melakukan kunjungan dan peninjauan terhadap hasil pekerjaan di lokasi.

“Rencananya malam ini Jembatan Kaliombo akan dibuka dan kendaraan sudah bisa melintas. Sebelumnya akan ada peninjauan dari pihak PU P2JN Surabaya,” katanya Sabtu saat ditemui.

Ia menjelaskan, pembukaan akses diperkirakan dilakukan setelah proses peninjauan selesai. Waktunya kemungkinan berlangsung pada tengah malam hingga dini hari, sekitar pukul 02.00–03.00 WIB.

Namun, Sukisno menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan peresmian resmi jembatan, melainkan pembukaan akses setelah dilakukan pengecekan pekerjaan.

“Ini bukan peresmian. Pihak PU dari Surabaya datang untuk meninjau pekerjaan, kemudian setelah dinyatakan siap, jalan direncanakan dibuka untuk dilalui kendaraan,” ucapnya.

Sebelum rencana pembukaan, pekerjaan pengaspalan telah dilakukan selama dua hari. Pengaspalan menjadi salah satu tahapan penting sebelum akses Jembatan Kaliombo kembali digunakan oleh masyarakat.

Meski kendaraan nantinya sudah dapat melintas, pengerjaan proyek masih akan terus berlanjut pada sejumlah bagian yang belum selesai. Pihak pelaksana juga berencana menambah tenaga kerja, khususnya tenaga tukang, untuk mempercepat pekerjaan tahap finishing.

Dalam pelaksanaan proyek, sejumlah kendala juga sempat dihadapi. Salah satunya keberadaan jaringan kabel dan pipa PDAM yang berada di area pekerjaan. Kondisi tersebut membuat pergerakan alat berat harus dilakukan dengan lebih hati-hati sehingga memengaruhi proses pengerjaan.

Terkait sejumlah fasilitas di sekitar lokasi yang mengalami kerusakan, Sukisno memastikan perbaikan tetap akan dilakukan.

“Kerusakan tersebut berkaitan dengan getaran alat berat terhadap bangunan lama yang sebelumnya sudah memiliki kondisi retak,” ungkapnya.

Dengan dibukanya kembali akses Jembatan Kaliombo pada Sabtu malam, masyarakat diharapkan dapat kembali menggunakan jalur tersebut. Meski demikian, pengguna jalan tetap diimbau berhati-hati karena pekerjaan finishing proyek masih berlangsung di sejumlah bagian.

Reporter: Roni Ardiansyah
Editor: Rizky Rusdiyanto