Kediri, Tandaglobal.news-Semangat nasionalisme dan kekompakan siswa mewarnai pelaksanaan Lomba Baris-Berbaris (LBB) tingkat Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, yang diikuti peserta dari jenjang SD dan MI, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan 42 SD dan 12 MI, dengan total 58 peleton putra dan 65 peleton putri. Ratusan siswa mengikuti lomba dengan menunjukkan kemampuan baris-berbaris, kekompakan, kedisiplinan, serta ketepatan gerakan.

Ketua Pelaksana PHBN Kecamatan Pare bidang SD/MI, Ajustus Aditya mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi perlombaan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai nasionalisme kepada para siswa sejak dini.

“Tujuan utamanya untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, kekompakan, kedisiplinan, serta semangat bela negara dan bela rasa kepada anak-anak,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tidak menyediakan hadiah berupa uang maupun barang. Sebagai bentuk penghargaan, peserta yang meraih juara pertama akan mendapatkan kesempatan untuk mewakili Kecamatan Pare dalam LBB tingkat Kabupaten Kediri yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Agustus 2026.

Menurut Ajustus, kesempatan menjadi wakil kecamatan menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta untuk memberikan penampilan terbaik. Selain itu, pengalaman mengikuti perlombaan di tingkat kecamatan diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi siswa.

“Juara 1 nantinya akan kami kirim untuk mewakili Kecamatan Pare di tingkat Kabupaten pada 11 Agustus. Jadi yang paling penting anak-anak mendapatkan pengalaman dan bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ucapnya.

Pelaksanaan LBB juga melibatkan berbagai unsur dalam kepanitiaan. Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, kepala sekolah SD dan MI, serta para guru turut berkolaborasi dalam mendukung kegiatan tersebut.

Dari sisi keamanan dan ketertiban, panitia berkoordinasi dengan jajaran Polsek, Koramil, dan Polres. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar mengingat jumlah peserta yang cukup banyak.

Panitia juga menyiapkan layanan kesehatan untuk mengantisipasi peserta yang mengalami kelelahan atau membutuhkan penanganan selama kegiatan. Sebanyak satu unit ambulans beserta tenaga medis dari RSKK disiagakan, dengan jadwal bergantian bersama HVA.

Ambulans ditempatkan untuk mengikuti jalannya barisan dari bagian belakang. Dengan demikian, apabila terdapat peserta yang membutuhkan pertolongan, petugas medis dapat segera memberikan penanganan.

Sementara itu, rute LBB menggunakan jalur yang selama ini telah digunakan. Peserta memulai perjalanan dari Lapangan Canda Bhirawa (CB), kemudian melewati Jalan Sakura, sebelum menyelesaikan lomba di area pintu sebelah barat.

Dengan jumlah peserta yang mencapai 123 peleton, panitia berharap seluruh rangkaian LBB dapat berlangsung tertib. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kecamatan Pare yang mengedepankan semangat persatuan, disiplin, dan kecintaan terhadap tanah air.

Reporter: Roni Ardiansyah
Editor Rizky Rusdiyanto