

Kediri, Tandaglobal.news — Semangat kemerdekaan mulai terasa di Kecamatan Puncu. Sebanyak 38 peleton dari jenjang SMP/MTs dan SMA mengikuti Lomba Gerak Jalan dalam rangka Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) HUT ke-81 Republik Indonesia yang digelar pada Senin (3/8/2026).
Lapangan Desa Asmorobangun menjadi titik awal perlombaan menuju Lapangan Desa Puncu. Ratusan peserta tampil dengan penuh semangat, menampilkan kekompakan, kedisiplinan, dan kreativitas di hadapan masyarakat yang memadati sepanjang jalur perlombaan.
Supriyanto, S.Pd., M.Si., selaku penanggung jawab kegiatan, mengatakan lomba gerak jalan merupakan bagian dari rangkaian PHBN Kecamatan Puncu yang bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air, nasionalisme, serta jiwa kepahlawanan di kalangan pelajar.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, serta semangat kebersamaan kepada para siswa, terutama di tengah perkembangan era digital saat ini,” ujarnya.
Supriyanto menjelaskan, tahun ini lomba diikuti 38 peleton, terdiri atas 14 peleton tingkat SMP/MTs, 23 peleton tingkat SMA, serta 1 peleton partisipan dari ekstrakurikuler teater yang ikut memeriahkan kegiatan meski tidak masuk dalam kategori perlombaan.
Menurutnya, penilaian dilakukan secara terpisah antara kategori SMP/MTs dan SMA agar kompetisi berlangsung lebih adil.
Aspek yang dinilai meliputi kekompakan, kerapian, keseragaman gerakan, ketepatan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), hingga sikap sopan santun peserta selama mengikuti perlombaan.
Untuk menjaga objektivitas, proses penjurian sepenuhnya dipercayakan kepada Polsek Puncu dan Koramil Puncu, sehingga tidak melibatkan guru dari sekolah peserta.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur Muspika Kecamatan Puncu.
Kepanitiaan didominasi oleh jajaran SMAN 1 Puncu, dibantu pihak Kecamatan, Polsek, Koramil, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas.
Sebanyak 40 anggota PMR SMAN 1 Puncu turut diterjunkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta apabila diperlukan.
Supriyanto menyebut dipilihnya SMAN 1 Puncu sebagai pusat pendukung kegiatan karena memiliki fasilitas yang memadai untuk menunjang kelancaran pelaksanaan lomba.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. Ini berkat kerja sama seluruh panitia, Muspika, sekolah, tenaga kesehatan, dan semua pihak yang terlibat,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan PHBN tahun mendatang dapat diikuti lebih banyak sekolah sehingga semangat kebangsaan dapat dirasakan oleh semakin banyak pelajar di Kecamatan Puncu.
“Harapan kami, tahun depan partisipasi sekolah semakin meningkat. Semoga seluruh SMP, MTs, dan SMA di Kecamatan Puncu dapat ikut ambil bagian sehingga jumlah peserta bisa bertambah dan semangat persatuan terus terjaga,” pungkasnya.




















Tinggalkan Balasan