Pembina SDN Manggis 1, Arif Purnawan, mengatakan persiapan tenda untuk peserta putra dan putri telah dilakukan sebelum kegiatan dimulai.

Namun, proses pemasangan sempat menghadapi kendala akibat kondisi cuaca dan angin kencang.

“Persiapan anak-anak sudah dilakukan, termasuk membawa bekal, tenda, tali-temali dan tongkat. Saat pemasangan tenda ada kendala karena cuaca dan angin cukup kencang, sehingga anak-anak harus lebih berhati-hati,” kata Arif.

Arif menilai kegiatan seperti ini penting untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menerapkan keterampilan kepramukaan sekaligus belajar bekerja sama dengan teman-temannya.

Namun, ia berharap durasi kegiatan pada tahun mendatang dapat kembali diperpanjang seperti pelaksanaan sebelumnya.

“Tahun lalu kegiatannya tiga hari dua malam, sedangkan tahun ini dua hari satu malam. Kalau bisa ke depan waktunya kembali tiga hari dua malam, sehingga kegiatan lebih efektif dan anak-anak tidak terburu-buru membongkar tenda sehari setelah dipasang,” harapnya.

Selain membentuk karakter peserta didik, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan peran pembina Pramuka di masing-masing Gugus Depan.

Kwarran Puncu mendorong para pembina dan Kamabigus agar terus menghidupkan kegiatan kepramukaan di sekolah.

Mulyanto menyebut pengembangan kemampuan pembina juga menjadi perhatian.

Evaluasi kegiatan Karang Pamitran sebelumnya menjadi salah satu bahan untuk meningkatkan keterampilan para pembina.

Ke depan, juga direncanakan pelaksanaan Kursus Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KMD) bagi pembina yang belum memiliki sertifikat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan Jambore dan LT saja. Pembina juga perlu terus meningkatkan keterampilan, sehingga kegiatan Pramuka di sekolah semakin aktif dan mampu membentuk karakter anak menuju generasi Indonesia Emas,” pungkas Mulyanto.

Ke depan, Kwarran Puncu juga berharap dapat memberikan penilaian khusus untuk menentukan Gugus Depan Tergiat maupun Regu Tergiat, baik pada jenjang SD/MI maupun SMP/MTs, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan keaktifan peserta.