KEDIRI, Tandaglobal.news Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dusun Puncu, Desa Puncu, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, kembali dimeriahkan dengan pagelaran campursari, Selasa (1/9/2026) malam.

Pagelaran yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB tersebut menghadirkan Campursari Surya Buana Kediri.

Sejumlah pengisi acara turut tampil untuk menghibur masyarakat, di antaranya Tia Agustina, Inces Nulik, Bambang Balowo, Avi Anisa, Raras Kawiryan, serta bintang tamu Lintang Kairo.

Acara dipusatkan di kawasan perempatan depan rumah Kepala Dusun Puncu.

Sejak menjelang malam, warga mulai berdatangan untuk menyaksikan pertunjukan.

Masyarakat dari berbagai kalangan turut memadati lokasi dan menikmati hiburan yang disiapkan panitia.

Pagelaran campursari ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan PHBN Dusun Puncu setelah sebelumnya masyarakat menggelar berbagai agenda, termasuk Bazar Gratis yang melibatkan warga setempat.

Kepala Dusun Puncu, Hadi Prasetyo, mengatakan kegiatan hiburan tersebut disiapkan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang selama ini ikut mendukung berbagai rangkaian peringatan kemerdekaan.

“Kami ingin masyarakat bisa berkumpul, guyub, dan menikmati hiburan bersama,” ujar Hadi.

Menurut Hadi, kegiatan PHBN tidak hanya dimaknai sebagai perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan sosial antarwarga.

Berbagai kegiatan yang digelar diharapkan dapat menjadi ruang bertemunya masyarakat dalam suasana yang santai dan penuh kebersamaan.

Antusiasme warga juga terlihat dari kehadiran masyarakat yang datang bersama keluarga maupun kelompoknya.

Pertunjukan campursari menjadi hiburan yang dapat dinikmati berbagai kelompok usia.

Selain memberikan hiburan, kegiatan tersebut turut memberikan ruang bagi kesenian campursari untuk tetap hadir di tengah masyarakat.

Kesenian tradisional seperti campursari dinilai masih memiliki daya tarik, khususnya ketika dikemas dalam kegiatan masyarakat dan perayaan tertentu.

Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar juga menunjukkan bahwa kegiatan hiburan rakyat masih mendapat tempat dalam rangkaian peringatan kemerdekaan di tingkat desa.

Momen tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi warga untuk saling berinteraksi dan mempererat silaturahmi.

Hadi berharap kegiatan serupa dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang.

Ia ingin rangkaian PHBN di Dusun Puncu tidak hanya semakin meriah, tetapi juga mampu menjaga kekompakan warga.

“Harapannya tahun depan bisa lebih meriah dan masyarakat semakin kompak,” katanya.

Ia juga berharap semangat gotong royong yang muncul dalam setiap rangkaian kegiatan dapat terus dipertahankan.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan masyarakat tidak terlepas dari dukungan dan keterlibatan warga secara bersama-sama.

Dengan digelarnya pagelaran campursari tersebut, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Dusun Puncu menjadi semakin semarak.

Selain sebagai hiburan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersamaan, memperkuat gotong royong, serta mempertahankan keberadaan kesenian tradisional di tengah masyarakat.