Seluruh siswa juga mengikuti kegiatan dengan mengenakan busana Muslim.

Selain itu, setiap siswa membawa takir sebagai bagian dari kebersamaan dalam peringatan Maulid Nabi.

Kegiatan tersebut tidak hanya menekankan sisi perlombaan dan hiburan.

Nilai utama yang ingin ditanamkan kepada para siswa adalah keteladanan empat sifat Rasulullah SAW., yaitu siddiq atau jujur, amanah atau dapat dipercaya, tabligh atau mampu menyampaikan kebaikan, serta fathanah atau cerdas dan bijaksana.

“Harapannya, kreativitas yang ditampilkan siswa tetap berada dalam bingkai akhlak Rasulullah. Prestasi dan inovasi memang penting, tetapi karakter yang baik harus menjadi pondasi utama bagi generasi muda,” kata Jawari.

Selain menjadi sarana memperkuat nilai keagamaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, sportivitas, dan kebersamaan antarsiswa.

Setiap lomba memberikan ruang bagi siswa untuk berkreasi sekaligus belajar menyampaikan pesan positif dengan cara yang menarik.

Dengan konsep perlombaan yang kreatif, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. di SMAN 1 Puncu diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan.

Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus menjadikan akhlak Rasulullah SAW. sebagai pedoman dalam belajar, bergaul, dan menjalani kehidupan sehari-hari.