Kediri, Tandaglobal.news Hari pertama menjabat sebagai Kapolres Kediri dimanfaatkan AKBP Muhammad Wahyudin Latif untuk memetakan berbagai persoalan keamanan dan pelayanan kepolisian di Kabupaten Kediri. Perwira menengah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2006 itu menegaskan akan mengawali kepemimpinannya dengan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum menentukan langkah strategis ke depan.

AKBP Muhammad Wahyudin Latif mengatakan, usai mengikuti rangkaian serah terima jabatan dan Welcome and Farewell Parade di Mapolres Kediri, Kamis (30/7/2026), pihaknya akan melakukan audit dan evaluasi terhadap kondisi internal maupun berbagai persoalan yang berkembang di wilayah hukum Polres Kediri.

“Ini adalah hari pertama saya berada di Polres Kediri.

Setelah ini kami akan melaksanakan evaluasi dan audit terkait berbagai permasalahan di Kabupaten Kediri,” ujarnya.

Menurutnya, proses pemetaan tersebut penting agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Saat ini, pihaknya masih melakukan proses belanja masalah untuk memahami tantangan yang dihadapi Polres Kediri, baik dari sisi internal organisasi maupun kondisi eksternal di tengah masyarakat.

“Sementara ini kami masih belanja masalah.

Tentunya kami juga akan melakukan introspeksi dari sisi internal maupun eksternal,” katanya.

Ia menegaskan peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi salah satu prioritas utama selama memimpin Polres Kediri.

Pelayanan kepolisian akan terus diperkuat dengan mengedepankan profesionalisme, pendekatan humanis, serta penegakan hukum yang berkeadilan.

“Kami akan mengintensifkan pelayanan terbaik, terutama di bidang pelayanan publik.

Kemudian penegakan hukum yang humanis, profesional, dan berkeadilan,” tegasnya.

Dalam mewujudkan hal tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, untuk aktif memberikan masukan dan kritik yang membangun.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kediri.

“Kami mengharapkan peran serta seluruh elemen masyarakat, termasuk rekan-rekan media, untuk memberikan masukan dan dukungan kepada Polres Kediri agar pelayanan kami semakin baik dan memberikan manfaat bagi Kabupaten Kediri,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan pesan yang diterimanya dari mantan Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji.

Pesan tersebut menjadi bekal penting dalam mengemban amanah sebagai pimpinan baru Polres Kediri.

“Pesan beliau sederhana tetapi sangat bermakna, yaitu menjaga soliditas internal, menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri, serta menjaga marwah Polri dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.

Mengenai kesan pertamanya menginjakkan kaki di Kabupaten Kediri, ia mengaku langsung merasakan suasana yang nyaman dengan masyarakat yang ramah.

“Kediri indah, damai, adem, nyaman, orangnya ramah-ramah.

Mudah-mudahan saya betah bertugas di sini,” ujarnya sambil tersenyum.

Dengan komitmen memperkuat pelayanan publik, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta mengedepankan penegakan hukum yang profesional dan humanis, kepemimpinan AKBP Muhammad Wahyudin Latif diharapkan mampu melanjutkan situasi keamanan yang kondusif.

Sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri di Kabupaten Kediri.