Namun demikian, rencana tersebut masih menunggu hasil pembahasan lebih lanjut.

Irwan menambahkan, seluruh proses pembangunan terus dikonsultasikan dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Tim teknis bahkan telah beberapa kali melakukan koordinasi ke Jakarta, sementara perwakilan PSSI juga telah meninjau langsung lokasi pembangunan stadion.

Menurutnya, aspek keamanan menjadi perhatian utama agar stadion memenuhi standar yang ditetapkan PSSI maupun FIFA.

“Yang paling ditekankan bukan sekadar bangunannya bagus atau megah, tetapi aspek keamanannya harus benar-benar memenuhi standar. Itu menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Secara keseluruhan, pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ditargetkan selesai pada 2027.

Meski demikian, agar stadion dapat digunakan sesuai standar kompetisi profesional, masih diperlukan sejumlah penyempurnaan hingga 2028.

Pekerjaan lanjutan pada tahap akhir meliputi pemasangan kursi tribun, penyelesaian interior area pemain di Zona A lantai satu, hingga penyempurnaan lapangan.

Irwan mengungkapkan, berdasarkan masukan dari PSSI, kondisi rumput lapangan masih memerlukan perlakuan teknis lanjutan agar karakter pantulan bola sesuai dengan standar pertandingan.

“Lapangannya sebenarnya sudah selesai, tetapi masih ada proses penyempurnaan pada rumput agar kualitas pantulan bola memenuhi standar. Pekerjaan itu akan kami masukkan dalam penyelesaian tahap berikutnya,” pungkasnya.