
TandaGlobalNews | MOJOKERTO – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di wilayah Kota Mojokerto. Kali ini, seorang pelajar SMA harus merelakan sepeda motor miliknya raib digondol komplotan pencuri saat tengah mencetak tugas sekolah di sebuah gerai fotokopi. Peristiwa yang terjadi pada siang hari tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan kini tengah ditangani aparat kepolisian.
Korban diketahui berinisial RN (17), warga Kecamatan Kranggan. Sepeda motor Honda Vario 150 warna putih yang digunakannya hilang saat diparkir di depan sebuah tempat fotokopi di kawasan Jalan Cinde Baru I, Kelurahan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.
Saat kejadian, korban datang bersama rekannya untuk mencetak tugas sekolah. Motor diparkir di depan toko sebelum keduanya masuk ke dalam gerai. Namun, ketika hendak pulang usai menyelesaikan urusan, korban mendapati kendaraannya sudah tidak berada di lokasi semula.
Pelaku Diduga Beraksi Secara Terorganisir
Karyawan gerai fotokopi yang berada di lokasi kemudian membantu korban mencari keberadaan motor tersebut. Setelah dipastikan tidak ditemukan di sekitar area parkir, mereka memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.
Dari hasil rekaman tersebut, terlihat dua orang pelaku datang menggunakan satu sepeda motor. Keduanya diduga merupakan bagian dari komplotan yang telah menyiapkan strategi untuk melancarkan aksi pencurian.
Seorang perempuan terlihat masuk ke dalam toko dengan berpura-pura menjadi pelanggan. Ia sempat bertanya mengenai sejumlah barang dan berkeliling di dalam toko. Aksi tersebut diduga bertujuan mengalihkan perhatian pegawai maupun pengunjung yang berada di lokasi.
Sementara itu, pelaku pria menunggu di luar dan mengamati situasi sekitar. Ketika kondisi dinilai aman, pelaku langsung mendekati sepeda motor korban dan membawa kabur kendaraan tersebut dalam waktu singkat.
Kunci Masih Menancap, Polisi Lakukan Penyelidikan
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari hasil pemeriksaan awal, motor korban diduga dalam kondisi kunci kontak masih menancap. Situasi tersebut memudahkan pelaku menjalankan aksinya tanpa perlu merusak sistem pengamanan kendaraan.
Setelah berhasil menguasai motor korban, pelaku pria melarikan kendaraan ke arah selatan. Sedangkan pelaku perempuan meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor yang mereka gunakan saat datang. Keduanya kemudian menghilang dan hingga kini masih dalam pencarian.
Korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai belasan juta rupiah. Kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Petugas kini tengah mempelajari rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengidentifikasi pelaku.
Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di berbagai wilayah menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Pengendara diimbau selalu mencabut kunci kontak saat meninggalkan kendaraan, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta memilih lokasi parkir yang aman dan mudah dipantau guna meminimalkan risiko menjadi sasaran pelaku kejahatan.