
Tandaglobalnews Kediri – Bisnis penyewaan sepeda di kawasan Kampung Inggris, Kediri, terus berupaya bertahan di tengah situasi ekonomi yang dinamis. Salah satu pelaku usaha, Pak Nur, yang telah merintis usaha penyewaan sepeda selama lebih dari dua tahun, membagikan kisahnya mengenai dinamika bisnis ini.
Saat ini, Pak Nur mengelola sekitar 100 unit sepeda yang siap disewakan kepada para pelajar dan wisatawan. Tarif yang dikenakan pun cukup bervariasi dan ramah di kantong mahasiswa, tergantung pada durasi peminjaman dan jenis sepeda yang dipilih.
”Untuk tarif harian mulai dari Rp10.000. Sedangkan untuk mingguan ada yang Rp20.000 hingga Rp30.000, dan tarif bulanan berkisar antara Rp60.000 sampai Rp70.000,” ujar Pak Nur saat ditemui di tempat usahanya.
Pelanggan yang datang berasal dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Aceh, Medan, Sulawesi, Kalimantan, hingga Jakarta. Bahkan, tak jarang mahasiswa asing dari luar negeri seperti Thailand juga turut menyewa sepeda di tempatnya.
Tantangan Penurunan Omzet
Meski memiliki ratusan unit sepeda, Pak Nur mengakui bahwa kondisi pasar saat ini sedang mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menduga salah satu pemicunya adalah imbas situasi global dan kenaikan harga barang pokok yang membuat para pelajar lebih memilih opsi hemat seperti berjalan kaki.
”Sekarang agak turun. Mungkin karena pengaruh kondisi (ekonomi) saat ini, harga-harga pada naik, jadi anak-anak lebih memilih jalan kaki untuk irit,” tuturnya.
Harapan bagi Sektor UMKM
Untuk persyaratan sewa sendiri tergolong mudah, pelanggan hanya perlu menjaminkan kartu identitas seperti KTP atau Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang masih berlaku.
Di akhir wawancara, Pak Nur menaruh harapan besar agar usahanya bisa kembali lancar. Ia juga sedikit mengkritisi mengenai akses permodalan bagi pelaku usaha kecil (UMKM) yang dirasa masih sulit dan berbelit-belit di lapangan, meskipun program pemerintah sering kali dikampanyekan mudah. Ia berharap ada perhatian yang lebih riil agar sektor usaha seperti ini dapat terus eksis mendukung mobilitas di Kampung Inggris.
Jurnalis : Stefani Eka