Piala Dunia 2026 Dimulai dengan Pesta Meriah di Mexico

Kembang api berwarna merah, putih, dan hijau menghiasi Stadion Azteca saat upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Meksiko. (Dok.bbc.com)

TandaGlobalNews MEXICO CITY – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan upacara pembukaan spektakuler di Stadion Azteca, Mexico City, Kamis (11/6). Perhelatan akbar sepak bola dunia itu dibuka dengan pertunjukan musik, tarian penuh warna, serta penampilan sejumlah artis internasional yang memukau puluhan ribu penonton.

Ribuan penggemar memadati Stadion Azteca yang berkapasitas lebih dari 80.000 penonton untuk menyaksikan langsung laga pembuka sekaligus menandai kembalinya Piala Dunia ke Meksiko setelah 40 tahun. Antusiasme tinggi terlihat dari lautan warna merah, hijau, dan putih yang mendominasi tribune stadion.

Sebelum pertandingan dimulai, penonton disuguhkan penampilan meriah dari Shakira, J Balvin, Burna Boy, serta Danny Ocean. Penyanyi Meksiko Fher Olvera juga tampil membawakan lagu klasik “Oye Mi Amor” yang disambut meriah para penonton.

Sejumlah penampil mengenakan pakaian tradisional Meksiko, sementara yang lain tampil dengan kostum emas mencolok sambil membawa replika bola sepak berwarna emas raksasa. Upacara pembukaan mengangkat tema persatuan, keberagaman budaya, dan semangat sepak bola yang menyatukan berbagai generasi.

Lagu resmi Piala Dunia 2026 turut dibawakan oleh Andrea Bocelli dan penyanyi K-Pop Ejae. Sementara itu, penyanyi Meksiko Alejandro Fernández memimpin ribuan penonton menyanyikan lagu kebangsaan Meksiko.

Di lapangan, pesta semakin lengkap setelah tuan rumah Meksiko berhasil mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 pada laga pembuka. Kemenangan tersebut disambut sorak sorai para pendukung yang memenuhi stadion.

Salah satu penonton, Javier Pérez, mengaku sangat bahagia dapat menyaksikan langsung pertandingan pembuka bersama keluarganya.

“Kami beruntung mendapatkan tiket hospitality. Ini pengalaman yang luar biasa karena saya belum pernah menghadiri Piala Dunia sebelumnya. Membawa keluarga ke sini menjadi momen yang sangat spesial,” ujarnya.

Meski suasana di dalam stadion berlangsung meriah, sejumlah insiden sempat terjadi di luar area pertandingan. Polisi Meksiko melaporkan bentrokan sporadis antara aparat keamanan dan kelompok demonstran bertopeng yang menyebabkan penutupan sementara salah satu stasiun kereta bawah tanah di dekat stadion.

Menurut pihak berwenang, sekitar 200 orang bertopeng memisahkan diri dari dua kelompok demonstran yang lebih besar sebelum bentrok dengan aparat. Namun, situasi berhasil dikendalikan dan tidak mengganggu jalannya pertandingan maupun upacara pembukaan.

Di sisi lain, sejumlah kelompok guru dan keluarga korban orang hilang akibat perang narkoba di Meksiko juga menggelar aksi damai untuk menyuarakan tuntutan mereka saat perhatian dunia tertuju pada negara tersebut.

Piala Dunia 2026 sendiri diselenggarakan bersama oleh Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada. Selain Mexico City, kedua negara tuan rumah lainnya juga menggelar seremoni pembukaan di wilayah masing-masing pada Jumat (12/6).

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menggandeng banyak musisi dunia untuk memeriahkan turnamen, termasuk Tyla yang tampil membawakan lagu kebangsaan Afrika Selatan. Tyla dijadwalkan kembali tampil dalam upacara pembukaan di Los Angeles bersama Katy Perry, Future, Lisa, dan Anitta.

Dengan perpaduan sepak bola, musik, dan budaya dari berbagai belahan dunia, pembukaan Piala Dunia 2026 sukses menghadirkan pesta olahraga yang meriah sekaligus menjadi awal perjalanan menuju trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.

Sumber: bbc.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *