

Tandaglobal.news | Kediri — Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan Kota Kediri memanfaatkan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk mengenalkan layanan bus sekolah gratis bagi pelajar. Sosialisasi berlangsung selama tiga hari dengan menyasar SMPN 5, SMPN 8, dan SMPN 7 Kota Kediri.
Kegiatan yang digelar di SMPN 8 Kota Kediri tersebut diikuti sebanyak 352 siswa baru. Melalui sosialisasi ini, para peserta diperkenalkan mengenai rute, jadwal, hingga manfaat penggunaan bus sekolah sebagai sarana transportasi menuju dan pulang dari sekolah.
Salah satu pengguna bus sekolah, Syahila Dwikirani, siswi kelas 9 yang tinggal di Kelurahan Mrican, mengaku rutin memanfaatkan layanan tersebut. Setiap hari, ia berangkat dari titik penjemputan di wilayah Kelurahan Dermo.
“Keberadaan bus sekolah ini sangat membantu, terutama saat orang tua sedang sibuk bekerja di luar kota atau berhalangan untuk mengantar ke sekolah, saya bisa naik bus untuk ke sekolah,” katanya.
Menurut Syahila, fasilitas di dalam bus cukup nyaman dan petugas selalu memberikan pelayanan yang ramah. Ia juga menyebut bus sekolah datang sesuai jadwal. Bus biasanya tiba di titik penjemputannya sekitar pukul 06.15 WIB.
“Selain mempermudah akses berangkat dan pulang sekolah, bus ini juga efektif untuk mengurangi kemacetan di jalan raya,” tuturnya.
Pengalaman serupa disampaikan Fenecia Erlita Arzifa Syarwa, siswi kelas 7 yang mengikuti MPLS dan berdomisili di Kelurahan Semampir. Sebelum mengikuti sosialisasi, ia telah mengetahui keberadaan layanan bus sekolah.
Setelah memperoleh penjelasan lebih rinci mengenai layanan tersebut, Fenecia mengaku semakin tertarik untuk memanfaatkan bus sekolah sebagai sarana transportasi menuju sekolah.
“Bus sekolah menjadi alternatif solusi yang sangat membantu para siswa di saat orang tua memiliki kesibukan atau keperluan mendesak di pagi hari,” ucapnya.




















Tinggalkan Balasan