
Tandaglobal.news | Kediri – Kota Kediri bersiap menjadi tuan rumah Jambore Daerah (Jamda) RX King Jawa Timur yang akan digelar pada Sabtu (11/7/2026) hingga Minggu (12/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri.
Dengan estimasi sekitar 5.000 peserta dari berbagai daerah, Jamda RX King Jawa Timur akan dipusatkan di kawasan GOR Joyoboyo. Pemerintah Kota Kediri melalui Disbudparpora menyebut kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bagi para pecinta motor RX King, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Kegiatan tersebut juga mendukung salah satu visi Wali Kota Kediri, yakni Kediri City Tourism.
Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Bambang Priyambodo, mengatakan tahun ini menjadi kali pertama Jamda RX King se-Jawa Timur diselenggarakan di Kota Kediri.
“Tahun ini untuk pertama kalinya agenda Jamda RX King se-Jawa Timur diselenggarakan di Kota Kediri. Kehadiran ribuan peserta diperkirakan akan meningkatkan tingkat hunian hotel, menggerakkan sektor kuliner, serta memberikan peluang bagi pelaku UMKM,” ujar Bambang.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga mengajak masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang ramah bagi ribuan tamu yang datang dari berbagai daerah agar mereka memperoleh pengalaman yang berkesan selama berada di Kota Kediri.
Sementara itu, Pembina RX King Indonesia Regional Jatim 2, Okky Dimas, menuturkan seluruh persiapan telah dilakukan sejak empat bulan sebelum pelaksanaan kegiatan.
RX King Regional Jatim 2 meliputi wilayah Malang, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Nganjuk, Madiun, dan Mojokerto. Namun, tingginya antusiasme para pecinta RX King membuat panitia memprediksi peserta maupun penonton juga akan datang dari luar Jawa Timur.
“Kami ingin membuktikan bahwa Region Jatim 2 mampu menjadi penyelenggara Jamda yang sukses, aman, dan tertib. Ini merupakan penyelenggaraan Jamda pertama di Kota Kediri sehingga kami ingin memberikan kesan terbaik,” tuturnya.
Okky menambahkan, untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, panitia membatasi jumlah peserta yang mengikuti kegiatan riding sekitar 300 sepeda motor. Sementara ribuan peserta lainnya diperkirakan akan datang secara bertahap selama kegiatan berlangsung.
Selain mengikuti agenda utama, para peserta juga diperkirakan akan mengunjungi berbagai destinasi wisata serta pusat kuliner di Kota Kediri, sehingga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal.


Jurnalis: Rizky Rusdiyanto