Kirab Situs Calon Arang Jadi Wujud Pelestarian Budaya dan Penguatan Nilai Sejarah Lokal

Warga dan wisatawan menyaksikan kirab budaya di Situs Calon Arang sebagai bentuk pelestarian tradisi lokal. (dok. Maya Rahmawati / Tandaglobalnews)

Tandagloblanews Kediri | Kegiatan kirab yang digelar di Situs Calon Arang menjadi salah satu upaya masyarakat dan pemerintah desa dalam menjaga serta memperkenalkan warisan budaya kepada generasi masa kini. Acara tersebut tidak hanya menjadi kegiatan tradisi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan sekaligus mengenalkan nilai sejarah yang terkandung di Situs Calon Arang.

Dalam wawancara terkait pelaksanaan kirab tersebut, kepala desa menyampaikan pesan kepada masyarakat dan para pengunjung agar dapat mengikuti kegiatan dengan penuh rasa hormat dan menjaga nilai-nilai budaya yang terkandung dalam acara tersebut.

Ia berharap masyarakat dapat terus mendukung kegiatan pelestarian budaya seperti kirab ini. Menurutnya, budaya merupakan identitas daerah yang harus dijaga bersama agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya melihat kirab sebagai sebuah acara, tetapi juga memahami makna dan nilai sejarah yang ada di baliknya,” ujar kepala desa.

Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan kirab di Situs Calon Arang terlihat cukup besar. Warga dari berbagai kalangan turut hadir untuk menyaksikan rangkaian kegiatan yang menampilkan unsur budaya dan tradisi lokal. Kehadiran masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan budaya masih memiliki tempat penting di tengah perkembangan zaman.

Selain masyarakat sekitar, acara kirab ini juga mendapat perhatian dari para pengunjung luar daerah hingga wisatawan mancanegara yang tertarik melihat langsung kekayaan budaya lokal. Kehadiran wisatawan menjadi bukti bahwa Situs Calon Arang memiliki daya tarik sejarah dan budaya yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari sektor pariwisata.

Dalam pelaksanaannya, kirab ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, masyarakat setempat, tokoh adat, pelaku budaya, hingga pihak-pihak yang ikut mendukung kelancaran acara. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam terselenggaranya kegiatan budaya ini.

Kepala desa menjelaskan bahwa latar belakang digelarnya kirab ini berangkat dari keinginan untuk menjaga keberadaan Situs Calon Arang sebagai salah satu peninggalan budaya yang memiliki nilai sejarah. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih mengenal dan menghargai warisan leluhur.

Menurutnya, Situs Calon Arang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena tempat tersebut memiliki hubungan erat dengan cerita sejarah dan budaya yang berkembang di masyarakat. Situs tersebut dianggap memiliki nilai penting sebagai simbol perjalanan budaya yang harus terus dirawat dan dikenalkan kepada masyarakat luas.

Kirab ini juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga tradisi, mempererat hubungan antarwarga, serta membangun kesadaran bahwa budaya lokal merupakan aset berharga yang harus dilestarikan.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan Situs Calon Arang tidak hanya menjadi tempat bersejarah, tetapi juga menjadi ruang edukasi budaya dan destinasi yang mampu menarik lebih banyak pengunjung di masa mendatang.

Jurnalis : Maya Rahmawati

administrator
Media Berita Online | Menyampaikan Berita Terkini - Aktual - Terpercaya

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *