Kesal Terus Diperhatikan, Istri Tembak Mati Suami

Seorang wanita di Alabama, Sheri Mitchell-Clutts di Kantor Sheriff Franklin County (Dok. usmagazine.com / Katherine Schaffstall)

TandaGLobalNews ALABAMA – Sebuah kasus pembunuhan rumah tangga yang tidak biasa menghebohkan Amerika Serikat setelah seorang wanita berusia 65 tahun didakwa menembak mati suaminya sendiri karena merasa terganggu oleh perhatian yang diberikan selama masa pemulihan pascaoperasi jantung.

Peristiwa itu terjadi pada 10 Mei 2026 di kediaman pasangan tersebut di kota Russellville. Tersangka, Sheri Mitchell-Clutts, diketahui baru menjalani operasi jantung terbuka sekitar dua minggu sebelum kejadian dan masih menjalani masa pemulihan di rumah.

Menurut penyelidikan, sang suami, Timothy Clutts yang berusia 69 tahun, berulang kali memeriksa kondisi istrinya untuk memastikan kesehatannya tetap terjaga. Namun perhatian tersebut justru membuat Sheri merasa terganggu dan kesal.

Pada malam kejadian, Timothy sedang tertidur atau beristirahat di kursi recliner di ruang keluarga ketika Sheri mengambil senjata api dan menembaknya satu kali di bagian dada. Korban meninggal dunia di lokasi akibat luka tembak tersebut.

Setelah penembakan, Sheri menghubungi layanan darurat 911 dan mengakui bahwa dirinya telah menembak suaminya. Petugas yang tiba di rumah pasangan itu menemukan Timothy masih berada di kursi recliner dengan luka tembak di dada. Sheri juga tetap berada di lokasi hingga aparat datang.

Dalam keterangan awal kepada operator 911, Sheri mengaku merasa terancam oleh suaminya. Namun saat menjalani pemeriksaan lebih lanjut, keterangannya berubah. Ia mengakui bahwa alasan utama penembakan adalah rasa jengkel karena Timothy terus masuk ke kamarnya dan mengecek kondisinya selama masa pemulihan operasi jantung.

Pihak berwenang menyatakan tidak menemukan riwayat signifikan terkait laporan kekerasan dalam rumah tangga sebelumnya di alamat pasangan tersebut. Aparat justru meyakini Timothy sedang berusaha merawat dan membantu istrinya selama masa pemulihan kesehatan.

Kasus ini menjadi sorotan luas di Amerika Serikat karena motif yang dianggap tidak lazim. Sheri Mitchell-Clutts telah ditangkap dan didakwa atas tuduhan pembunuhan. Hingga kini, proses hukum terhadapnya masih berlangsung dan ia ditahan sambil menunggu persidangan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *