
Tandaglobalnews KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kediri berhasil menyeleksi 77 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026, yang terdiri dari 38 peserta laki-laki dan 39 peserta perempuan.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Kediri, Yuli, menyampaikan bahwa dari puluhan peserta yang lolos tersebut, Kabupaten Kediri juga berhasil mengirimkan dua pasang calon Paskibraka untuk mengikuti seleksi dan penugasan di tingkat yang lebih tinggi, yakni tingkat Provinsi Jawa Timur dan tingkat nasional di Istana Negara.
“Pada tanggal 22 dan 24, Kabupaten Kediri mengirimkan dua pasang calon Paskibraka untuk tingkat provinsi dan pusat. Untuk peserta perempuan berasal dari SMA Negeri 2 Pare dan SMA Kandat, sedangkan peserta laki-laki berasal dari SMK Grogol dan SMA Negeri Mojo,” ujar Yuli.
Menurutnya, proses seleksi tahun ini menunjukkan bahwa Kabupaten Kediri memiliki banyak potensi generasi muda yang layak bersaing hingga tingkat nasional. Namun demikian, masih terdapat tantangan dalam menjaring peserta dari sekolah-sekolah di wilayah pinggiran.
Yuli mengungkapkan bahwa saat tim seleksi melakukan sosialisasi dan kunjungan ke sejumlah sekolah, masih ditemukan siswa yang enggan mendaftar karena alasan tertentu.
“Banyak potensi dari SMA maupun SMK di wilayah pinggiran. Namun ketika kami melakukan kunjungan, ada yang menyampaikan tidak ingin ikut karena takut kulit menjadi hitam saat menjalani latihan di lapangan,” katanya.
Untuk meningkatkan partisipasi pelajar, panitia seleksi telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama (Kemenag). Selain melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, panitia juga mengundang orang tua calon peserta agar memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai manfaat mengikuti Paskibraka, baik dari sisi pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, maupun peluang pengembangan diri di masa depan.
Sebagai bukti manfaat program tersebut, Yuli menyebut terdapat alumni Paskibraka Kabupaten Kediri yang berhasil meraih berbagai pencapaian. Salah satunya adalah anggota Paskibraka tahun 2023 yang kini telah menjadi Polisi Wanita (Polwan). Selain itu, ada pula alumni yang berhasil melanjutkan pendidikan ke Akademi Militer (Akmil), dengan pengalaman serta sertifikat Paskibraka menjadi salah satu nilai tambah dalam proses pengembangan karier mereka.
Ke depan, Kesbangpol Kabupaten Kediri berharap partisipasi sekolah dalam seleksi Paskibraka semakin merata. Baik SMA maupun SMK, negeri maupun swasta, diharapkan dapat mengirimkan perwakilan terbaiknya sehingga kesempatan untuk berprestasi dapat dirasakan oleh seluruh pelajar di Kabupaten Kediri.
“Kami berharap ke depan, baik SMA negeri, SMA swasta, SMK negeri maupun SMK swasta, semuanya memiliki perwakilan dalam seleksi Paskibraka. Potensi anak-anak Kabupaten Kediri sangat besar dan perlu terus didorong agar mampu bersaing hingga tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya