
(Foto: Dok.TGN/Maulana Rahmadha)
Tandaglobalnews | KEDIRI – Destinasi wisata alam Gronjong Wariti yang berada di Desa Mejono, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, terus menjadi pilihan favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun komunitas. Mengusung konsep wisata berbasis masyarakat, tempat ini berkembang dari aliran sungai irigasi sederhana menjadi kawasan rekreasi yang kini mampu menarik ribuan pengunjung saat musim liburan.
Dikembangkan sejak tahun 2017, Gronjong Wariti lahir dari semangat gotong royong warga Desa Mejono untuk memanfaatkan potensi alam yang ada. Nama “Gronjong” berasal dari anyaman bambu yang digunakan sebagai penahan tebing, sedangkan “Wariti” mengandung makna doa agar keberadaan wisata tersebut membawa berkah dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat sekitar.
Wisata ini beroperasi setiap hari mulai pukul 07.15 hingga 16.00 WIB. Menariknya, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk. Wisatawan hanya membayar wahana yang ingin dinikmati dengan tarif yang relatif terjangkau, mulai dari Rp2.500 hingga Rp25.000.

Saat ini tersedia sekitar 42 jenis wahana yang dapat dicoba pengunjung. Beberapa di antaranya adalah perahu dayung, sepeda air, flying fox, arung jeram ringan, kolam renang, ATV, hingga area outbound yang cocok untuk kegiatan sekolah maupun komunitas.
Selain wahana permainan, suasana alam menjadi daya tarik utama Gronjong Wariti. Rindangnya pohon bambu, jalur foto alami, area parkir yang luas, toilet, serta warung makan milik warga setempat menambah kenyamanan pengunjung selama berada di lokasi.
Pengelolaan kawasan wisata ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Lebih dari 100 warga lokal terlibat secara langsung dalam berbagai aktivitas pengelolaan dan pelayanan wisata.
Dari sisi kunjungan, Gronjong Wariti rata-rata menerima 300 hingga 500 pengunjung setiap hari. Angka tersebut dapat meningkat drastis hingga mencapai 8.000 sampai 10.000 orang saat libur panjang dan musim wisata.
Ketua pengelola Gronjong Wariti, Riyadi, mengatakan bahwa seluruh proses pembangunan kawasan wisata dilakukan secara bertahap melalui kerja sama masyarakat.
“Kami membangun tempat ini secara gotong royong dari nol, bermodalkan keinginan memanfaatkan alam untuk kesejahteraan warga.” ujarnya.
Pihak pengelola terus melakukan penataan kawasan, perawatan lingkungan, serta peningkatan fasilitas keamanan dengan tetap mengedepankan prinsip menjaga keasrian alam, kebersihan, dan keterjangkauan harga.
“Prinsip kami tetap menjaga keasrian lingkungan dan menetapkan harga yang terjangkau, agar semua kalangan bisa berkunjung. Alhamdulillah, kini tempat ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan warga Desa Mejono,” tambahnya.
Dengan suasana yang sejuk dan beragam pilihan aktivitas, Gronjong Wariti menjadi destinasi yang cocok untuk rekreasi keluarga, kegiatan sekolah, maupun acara komunitas. Pengunjung juga diimbau untuk menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, berpakaian sopan, serta turut menjaga kelestarian lingkungan selama berada di kawasan wisata tersebut.
Jurnalis: Roni Ardiansyah
Fotografi: Maulana Rahmadha
Editor: Aditya Efendi