Efek Alun-Alun Kediri Mangkrak, Omzet Pedagang Turun Drastis

Suprapto, pedagang di kawasan Alun-Alun Kota Kediri, mengaku omzet penjualannya turun drastis sejak proyek pembangunan alun-alun terhenti.
(Dok. TandaGlobalNews/Fitri Rahayu)

Tandaglobal.news | KEDIRI – Proyek pembangunan Alun-Alun Kota Kediri yang terhenti selama kurang lebih tiga tahun terakhir membawa dampak terhadap perekonomian pedagang kecil di kawasan tersebut. Kondisi alun-alun yang sepi membuat omzet para pelaku usaha mikro mengalami penurunan secara signifikan.

Salah satu pedagang yang terdampak adalah Suprapto (57), warga Kampung Dalem, yang telah berjualan di kawasan Alun-Alun Kota Kediri selama tujuh tahun. Ia mengaku lapaknya kini jauh lebih sepi dibandingkan sebelum proyek pembangunan dimulai.

Menurut Suprapto, sebelum pembangunan berlangsung, ia mampu memperoleh pendapatan sekitar Rp200 ribu per hari karena kawasan alun-alun menjadi salah satu pusat keramaian masyarakat. Namun setelah proyek terhenti, pendapatannya menurun drastis hingga hanya sekitar Rp30 ribu per hari.

“Dampaknya ya itu, tidak ada orang-orang yang bermain ke sini. Kalau dulu cari uang Rp200.000 itu bisa, sekarang Rp30.000 saja sudah ngoyo,” ujar Suprapto saat ditemui di lapaknya.

Setiap hari, Suprapto mulai berjualan sejak pukul 06.00 atau sekitar pukul 07.30 WIB hingga sore hari sekitar pukul 15.30–16.00 WIB. Penurunan pendapatan tersebut membuatnya harus mencari pekerjaan tambahan selepas berdagang, seperti membantu pekerjaan rumah tangga dan menyapu di rumah orang lain untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Suprapto mengaku mendengar informasi bahwa proyek pembangunan Alun-Alun Kota Kediri diduga terhenti karena adanya kesalahan dalam proses konstruksi. Namun, informasi tersebut merupakan kabar yang ia peroleh dan belum berdasarkan keterangan resmi dari pihak terkait.

Ia juga mengatakan hingga saat ini belum ada bantuan maupun perhatian khusus dari Pemerintah Kota Kediri kepada para pedagang yang terdampak langsung akibat proyek yang belum selesai tersebut.

Baca Juga  Dinas Pendidikan Siapkan 25 Guru untuk Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri, Fasilitas Asrama Siap Digunakan

Meski demikian, Suprapto tetap berharap pembangunan Alun-Alun Kota Kediri dapat segera dilanjutkan sehingga kawasan tersebut kembali ramai dikunjungi masyarakat dan roda perekonomian pedagang kecil kembali bergerak.

“Harapannya segera dibangun, nanti kan kalau (sudah jadi) ada orang banyak lagi yang datang,” pungkasnya.


Jurnalis: Fitri Rahayu

administrator

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *