BGN Bantah Penghentian Operasional Dapur MBG

Kepala BGN, Nanik S. Deyang, memberikan keterangan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta klarifikasi isu operasional dapur MBG. (Dok. CNN)

TandaGlobalNews JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) membantah informasi yang beredar mengenai penghentian penyaluran dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut-sebut dapat berdampak pada operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

BGN menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan seluruh layanan MBG di berbagai daerah tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan hingga saat ini tidak ada instruksi resmi dari lembaganya untuk menghentikan operasional dapur MBG di seluruh Indonesia.

“Kami menegaskan bahwa informasi yang menyebut BGN memerintahkan penghentian operasional dapur MBG adalah tidak benar. Tidak ada kebijakan maupun instruksi resmi dari BGN terkait penghentian operasional,” ujar Nanik dalam keterangan resminya.

Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi yang menyebut sejumlah SPPG berpotensi menghentikan operasional apabila dana yang tersedia tidak mencukupi.

Menurut Nanik, informasi tersebut bukan merupakan kebijakan resmi lembaga dan tidak dapat dijadikan acuan oleh mitra pelaksana program. Pemerintah, kata dia, tetap berkomitmen menjalankan program MBG yang saat ini terus diperluas untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah.

Ia mengakui terdapat dinamika administratif dalam proses pencairan anggaran. Namun, kondisi tersebut dipastikan tidak memengaruhi keberlangsungan program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

BGN juga meminta seluruh mitra pelaksana, yayasan, pengelola SPPG, pemasok, hingga masyarakat untuk hanya mengacu pada informasi yang disampaikan melalui kanal resmi lembaga.

“Apabila terdapat kendala di lapangan, kami meminta seluruh mitra berkoordinasi melalui jalur resmi. Jangan menjadikan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi sebagai dasar pengambilan keputusan operasional,” tegasnya.

Nanik menambahkan bahwa koordinasi antara BGN, mitra pelaksana, dan berbagai pemangku kepentingan terus dilakukan guna memastikan distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat berjalan lancar dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Menurutnya, fokus utama BGN saat ini adalah menjaga keberlangsungan layanan MBG sekaligus memastikan hak para penerima manfaat tetap terpenuhi.

“Fokus kami saat ini adalah menjaga keberlangsungan layanan MBG dan memastikan seluruh penerima manfaat tetap mendapatkan haknya. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama melawan disinformasi yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *