
Tandaglobalnews | DENPASAR – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri peresmian Gedung Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Jemaat Kristus Kasih Denpasar, Minggu 14 Juni 2026. Peresmian tersebut dilaksanakan setelah proses renovasi fisik gereja rampung dan ditandai dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Made Oka Cahyadi Wiguna, Anggota DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata, Anggota DPRD Kota Denpasar Yonathan Andre Baskoro, unsur Forkopimda Kota Denpasar, Panglingsir Puri Agung Denpasar, Majelis Sinode Harian (MSH) GKPB, Ketua Majelis Agama se-Kota Denpasar, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta undangan lainnya.
Majelis Sinode Harian GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar, Bishop Si Bagus Herman Suryadi mengatakan renovasi gereja dilakukan untuk meningkatkan sarana dan prasarana guna memberikan kenyamanan beribadah bagi umat Kristen. Menurutnya, renovasi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar sekaligus momentum memperkuat toleransi dan keharmonisan antarumat beragama.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan yang diberikan selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan. Semoga gedung baru ini dapat memberikan manfaat bagi umat dalam menjalankan ibadah dan pembinaan iman,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Putu Parwata menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam membantu masyarakat, termasuk mendukung ketersediaan rumah ibadah yang layak dan nyaman.
Menurutnya, keberadaan gedung gereja yang baru harus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal agar kegiatan peribadatan dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
“Manfaatkan gedung ini dengan baik, dan bangun suka cita bersama,” kata Parwata.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan selamat atas peresmian Gedung GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar. Ia menilai peresmian tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat Denpasar sebagai kota toleransi yang memberikan pelayanan berkeadilan bagi seluruh umat beragama.
Arya Wibawa menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah bukan hanya pembangunan fisik semata, tetapi juga bagian dari proses spiritual dan penguatan iman umat.
“Kami mengapresiasi semangat gotong royong seluruh jemaat. Semoga peresmian ini semakin meneguhkan Denpasar sebagai kota toleransi yang memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat dan umat beragama,” ujarnya.