
TandaGlobalNews | BANYUWANGI – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Banyuwangi–Jember, tepatnya di sebelah selatan Perumahan Puri Gading, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden yang melibatkan sebuah mobil Suzuki SX4 dan truk Fuso tersebut mengakibatkan truk terguling di badan jalan serta menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pengemudi truk hanya mengalami luka ringan, sedangkan pengemudi dan dua penumpang mobil Suzuki SX4 dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.
Berdasarkan informasi dari Satlantas Polresta Banyuwangi, kecelakaan bermula ketika mobil Suzuki SX4 bernomor polisi P-1641-KR yang dikemudikan SA (59), warga Kelurahan Tamanbaru, melaju dari arah selatan menuju utara atau dari arah Jember menuju Kota Banyuwangi.
Di dalam mobil tersebut turut berada dua penumpang, yakni SJ (60) dan LH (40). Seluruh penumpang diketahui sedang dalam perjalanan ketika kendaraan mengalami kendala di tengah perjalanan.
Sesampainya di lokasi kejadian, ban mobil Suzuki SX4 diduga pecah secara tiba-tiba. Kondisi itu membuat kendaraan kehilangan keseimbangan hingga oleng ke kanan dan masuk ke jalur yang berlawanan.
Pada saat bersamaan, dari arah utara melaju sebuah truk Fuso bernomor polisi P-8317-VK yang dikemudikan NH (57), warga Desa Dadapan, Kecamatan Kabat.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras antara bagian depan kedua kendaraan menyebabkan truk Fuso kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling di tengah jalan.
Akibat benturan tersebut, pengemudi truk mengalami luka robek pada bagian pelipis dan segera mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pengemudi Suzuki SX4 beserta dua penumpangnya berhasil selamat tanpa mengalami cedera.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah sehingga membutuhkan proses evakuasi menggunakan alat berat dan bantuan petugas di lapangan.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area kecelakaan, mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat.
Proses evakuasi berlangsung relatif cepat. Dalam waktu kurang dari 40 menit, kedua kendaraan berhasil dipindahkan dari badan jalan sehingga arus kendaraan di jalur nasional Banyuwangi–Jember kembali berangsur normal.
Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama kondisi ban, rem, dan komponen keselamatan lainnya. Pemeriksaan rutin dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kerusakan teknis kendaraan, khususnya di jalur dengan volume lalu lintas tinggi seperti ruas Banyuwangi–Jember.